• Sabtu, 05 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Potret Mapolresta Samarinda. Sabtu (25/07/2026).(Foto:Abi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Masyarakat yang berencana beraktivitas pada Minggu pagi (26/07/2026) diminta mengantisipasi perjalanan lebih awal. Polresta Samarinda akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama seiring pelaksanaan Bhayangkara Run 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Rekayasa arus kendaraan diberlakukan mulai pukul 05.00 hingga 08.00 WITA. Selama rentang waktu tersebut, sejumlah ruas jalan, termasuk akses menuju Jembatan Mahakam 1 dan Jembatan Mahakam 4, akan digunakan sebagai lintasan peserta lari.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendri Umar mengatakan masyarakat diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif agar tidak terjebak kepadatan lalu lintas.

"Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas di kawasan Jembatan Mahakam 1 maupun Jembatan Mahakam 4 pada pukul 05.00 sampai 08.00 WITA agar menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Mahulu atau Jembatan Achmad Amins. Dengan begitu aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar," ujar Hendri, Sabtu (25/7/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan akan dimulai dan diakhiri di depan Mapolresta Samarinda. Dari lokasi tersebut, peserta akan bergerak melewati Jalan Slamet Riyadi menuju kawasan Islamic Center sebelum berputar di sekitar Masjid Darunimah Karang Asam.

"Start dan finis dipusatkan di depan Polresta Samarinda. Seluruh peserta akan melintasi rute yang telah kami siapkan dan diamankan oleh personel di lapangan," katanya.

Dari kawasan Karang Asam, peserta kemudian melintasi Jembatan Mahakam 4 menuju Jalan Cipto Mangunkusumo. Rute dilanjutkan dengan putar balik di depan Kompi Senapan A, kemudian menyeberangi Jembatan Mahakam 1 menuju kawasan Big Mall, berputar di depan SMP Negeri 10 Samarinda, lalu kembali ke garis finis di Mapolresta Samarinda.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, kepolisian juga menyiapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas di beberapa titik strategis. Kendaraan dari Jalan Slamet Riyadi maupun taman depan Islamic Center yang hendak menuju Jembatan Mahakam 4 akan dialihkan melalui Jalan Meranti.

"Beberapa akses jalan akan kami tutup sementara dan arus kendaraan dialihkan demi keselamatan peserta maupun pengguna jalan lainnya," jelas Hendri.

Selain itu, akses dari Jalan Bung Tomo menuju Jalan APT Pranoto, Rumah Sakit TNI Angkatan Darat hingga pintu masuk Jembatan Mahakam 1 akan ditutup selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, kendaraan dari arah Jalan APT Pranoto maupun Rumah Sakit TNI AD yang menuju Jembatan Mahakam 1 diarahkan memutar melalui Jalan KH Harun Nafsi atau memanfaatkan Jembatan Achmad Amins.

Pengalihan arus juga diterapkan bagi kendaraan dari kawasan Big Mall maupun Jalan Untung Suropati menuju Jalan Slamet Riyadi. Pengendara diarahkan melewati Jalan IR Sutami atau kawasan pergudangan. Skema yang sama berlaku bagi kendaraan dari arah sebaliknya.

Kapolresta menuturkan panitia telah menyiapkan sejumlah kantong parkir agar kendaraan peserta dan pengunjung tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

"Kami sudah menyediakan beberapa lokasi parkir untuk roda dua maupun roda empat sehingga masyarakat yang mengikuti kegiatan dapat memarkir kendaraannya dengan aman dan tertib," ungkapnya.

Untuk kendaraan roda empat, lokasi parkir disediakan di Parkir Taman Bebaya, Masjid Karang Asam, Honda Amarta, Universitas Terbuka, Marimar, serta area belakang Solaria. Sementara sepeda motor dapat diparkir di Nuansa Elektronik dan Toko Bazar.

Adapun Harris Hotel dan SMP Negeri 10 Samarinda disiapkan sebagai area parkir gabungan bagi kendaraan roda dua maupun roda empat, sedangkan kawasan Under Flyover diperuntukkan khusus bagi kendaraan VIP.

Menutup keterangannya, Hendri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas selama pelaksanaan Bhayangkara Run 2026. Ia berharap seluruh pengguna jalan mematuhi arahan petugas serta mengutamakan keselamatan berkendara.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Kami berharap masyarakat dapat mengikuti arahan petugas, mematuhi pengaturan lalu lintas, serta menyesuaikan waktu keberangkatan agar seluruh kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya. ( (*Abi)



Pasang Iklan
Top