
Foto bersama FORDAS Kaltim setelah dilantik Gubernur Kaltim, Rudy Mas
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas
"Sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan terkait pengelolaan sumber daya alam," ujarnya.
Sementara itu, Ketua FORDAS Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas
Menurutnya, kondisi daerah aliran sungai di Kalimantan Timur menghadapi berbagai tantangan akibat aktivitas pertambangan, perkebunan, hingga lalu lintas pengangkutan melalui jalur sungai.
"Lingkungan menjadi tugas kita bersama. FORDAS akan menjadi mata dan telinga pemerintah untuk melihat langsung kondisi di lapangan serta bersinergi dengan pemerintah provinsi. Di wilayah hulu sudah banyak aktivitas pertambangan, perkebunan, hingga pengangkutan melalui aliran sungai yang perlu dicermati," ujar Hasanuddin.
Ia menambahkan, hasil pemantauan dan kajian FORDAS nantinya akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi yang disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Timur sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.
Ia mengungkapkan FORDAS juga akan menjalin komunikasi dengan DPRD Kalimantan Timur setelah pelantikan resmi tersebut. Pertemuan itu bertujuan membahas berbagai persoalan daerah aliran sungai secara menyeluruh, mulai dari kawasan hulu hingga hilir.
Menurutnya, perhatian FORDAS tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong pengelolaan sumber daya alam yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
"Yang terpenting adalah menjaga kawasan hulu tetap hijau dan ekosistem tetap terjaga. Di sisi lain, kita juga ingin mendukung pemerintah mewujudkan kemandirian fiskal dan ekonomi sesuai arahan Presiden," katanya.
Hasanuddin menilai, masih terdapat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam di wilayah perairan Kalimantan Timur yang belum memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan ekonomi daerah.
"Kita melihat ada aktivitas eksploitasi di perairan yang menurut pandangan kami belum memberikan kontribusi terhadap PAD. Padahal yang diangkut merupakan sumber daya alam bernilai tinggi. Ini menjadi perhatian FORDAS agar pengelolaannya dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah," ujarnya.
Terkait dukungan anggaran bagi FORDAS, Hasanuddin mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu menyusun program kerja dan rekomendasi yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
"Karena forum ini baru dilantik, kami akan menyusun kegiatan dan rekomendasi terlebih dahulu. Setelah itu baru akan dibahas bersama pemerintah mengenai dukungan yang diperlukan," pungkasnya. (*Yud)