
Kumpai di aliran Sungai Mahakam Gunung Belah, Rabu (27/5/2026) (Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Tumpukan tumbuhan liar atau kumpai tampak di perairan Sungai Mahakam RT 35 Jalan Gunung Belah, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Lokasi tersebut terdapat permukiman warga yang berada di pinggir bantaranSungai Mahakam.
Sehingga tumpukan tumbuhan liar ini dinilai sangat mengganggu dan menimbulkan potensi bahaya.
Ketua RT 35, Ahmad Maulana mengatakan, potensi bahaya yang ditimbulkan akibat tumpukan tumbuhan liar, di antaranya, menjadi wadah bersarangnya penyakit, binatang buas, hingga banjir.
"Tumpukan kumpai itu hampir menutup separuh aliran Sungai Mahakam. Ini dapat mengancam kesehatan dan keselamatan warga," kata Ahmad Maulana kepada Kutairaya, Rabu (27/5/2026).
Ia mengemukakan, sungai itu sering digunakan untuk bermain anak-anak ketika hari libur atau sore hari.
Sehingga ini perlu ada tindakan serius untuk melakukan pembersihan di sungai tersebut.
"Kami masih keterbatasan peralatan untuk membersihkan. Sehingga ini harus ada tindakan dari pemerintah daerah," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Taufik menjelaskan, masyarakat bisa mengajukan permohonan untuk melakukan pembersihan di lingkungan, terlebih di Sungai Mahakam.
"Kami akan menindaklanjuti terhadap usulan warga, khususnya berkaitan dengan lingkungan warga," kata Taufik.
Pihaknya berkomitmen terus memberikan rasa nyaman dan aman di lingkungan masyarakat. (ary)