
Banner Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Tahun 2026.(Dok. Bagian Kesra Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) resmi membuka pendaftaran program Beasiswa Kukar Idaman 2026 sejak Senin (27/4/2206) lalu.
Meskipun sempat mengalami kendala teknis pada server website dan proses penyesuaian regulasi, pendaftaran tetap berjalan hingga batas akhir pada 21 Mei 2026.
Kepala Bagian Kesra Kukar, Fathul Alamin mengatakan, pembukaan pendaftaran tahun ini pada dasarnya sama dengan tahun sebelumnya, namun dengan jumlah kuota yang lebih besar dan anggaran yang tetap kuat.
“Secara teknis pendaftaran sudah kami buka sejak hari Senin. Memang ada dua kendala awal, yakni gangguan server website dan penyesuaian terkait regulasi program beasiswa. Namun proses tetap berjalan sampai 25 Mei nanti,” ujar Fathul, Rabu (29/4/2026).
Fathul menjelaskan, total alokasi anggaran beasiswa yang disiapkan Pemkab Kukar khusus melalui Bagian Kesra mencapai Rp 56,4 miliar.
Dana ini diperuntukkan bagi lebih dari 7.000 penerima dari berbagai kategori pendidikan.
Program beasiswa yang dibuka meliputi beasiswa tematik dan bantuan pendidikan umum.
Untuk beasiswa tematik, Pemkab Kukar memprioritaskan bidang kesehatan, seperti dokter umum, dokter gigi, apoteker, perawat, bidan, hingga dokter spesialis.
Selain itu, adapula beasiswa nonkesehatan, seperti Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Di luar beasiswa tematik, bantuan pendidikan juga diberikan bagi pelajar SMA/SMK, madrasah (MI, MTs, MA), santri pondok pesantren, hingga mahasiswa Diploma IV dan S1, baik untuk jalur prestasi akademik maupun nonakademik.
“Yang paling populer tetap bantuan pendidikan Diploma IV dan S1. Namun khusus beasiswa tematik kesehatan, ini menjadi prioritas karena kebutuhan tenaga medis di Kukar masih sangat tinggi, terutama di rumah sakit dan puskesmas,” tuturnya.
Menurut Fathul, khusus penerima beasiswa tematik kesehatan, mereka akan mendapatkan pembiayaan penuh mulai dari biaya kuliah hingga biaya hidup.
Setelah lulus, penerima juga akan langsung ditempatkan bekerja di fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan daerah.
“Ini bagian dari roadmap kebutuhan SDM (Sumber Daya Manusia) kesehatan Kukar. Harapannya anak-anak Kukar berminat mengambil peluang ini karena seluruh biaya ditanggung dan setelah lulus langsung bekerja,” ujarnya.
Untuk memastikan informasi tersebar luas, Pemkab Kukar telah melakukan sosialisasi di 8 titik kecamatan dengan melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, sekolah, dan pelajar.
Informasi juga disebarluaskan melalui media sosial serta kanal resmi pemerintah.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui website resmi Beasiswa Kukar Idaman di beasiswa.kukarkab.go.id.
“Sistemnya satu pintu dan tanpa tatap muka. Masyarakat cukup mengakses website tersebut untuk seluruh proses pendaftaran,” tambah Fathul.
Sementara itu, Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Prof. Dr. Ir. Ince Raden, berharap program beasiswa daerah tersebut benar-benar tepat sasaran dan mampu mencetak SDM unggul sesuai kebutuhan pembangunan Kukar.
Ia menilai beasiswa Kukar Idaman memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi masyarakat dari wilayah hulu Mahakam dan daerah tertinggal.
“Kami berharap beasiswa ini mampu membantu calon mahasiswa dari wilayah terpencil agar bisa kuliah, meningkatkan kualitas SDM, sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan,” ucapnya. (Dri)