• Sabtu, 04 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Suasana Pantai Tanah Merah di Kecamatan Samboja.(Foto: Dok. Kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com) : Libur panjang Idulfitri selalu jadi momen yang ditunggu masyarakat untuk berwisata. Tahun ini, Pantai Tanah Merah di Kecamatan Samboja kembali mencuri perhatian dan menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Kukar.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar,Awang Agus mengatakan, tingginya minat wisatawan ke Pantai Tanah Merah bukan tanpa alasan. Faktor akses yang mudah menjadi kunci utama.

"Wisata pantai yang jadi primadona ya, karena mungkin orang-orang kan mikirnya aksesnya mudah, mudah dijangkau dan tidak terlalu jauh. Jadi masih jadi primadona lah angka kunjungannya," ujarnya pada Kutairaya.com, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, Pantai Tanah Merah di Samboja terlihat paling ramai dibandingkan pantai lain yang juga dikelola Dispar.

Meski begitu, ia mengaku untuk destinasi lain juga mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.

"Tanah Merah itu yang saya lihat ya, banyak dikunjungi. Yang sepanjang yang dikelola Dispar, pantai-pantai yang lain kan banyak juga, Maru, Manggar, Ambalat itu kan penuh juga," tambahnya.

Di sisi lain, tren kunjungan ke objek wisata non-pantai seperti Museum Kayu justru mengalami penurunan. Hal ini diduga karena munculnya banyak destinasi wisata baru yang mulai menarik perhatian masyarakat.

"Kalau Museum Kayu di Tenggarong yang kelihatan agak ada penurunan, karena mungkin penyebabnya kan daerah tujuan wisata baru banyak bermunculan. Kayak di Kecamatan Kota Bangun kan ada wisata Tanjung Sarai, itu mungkin yang memecah konsentrasi pengunjung," ucapnya.

"Kalau di planetarium Alhamdulillah kunjungannya, cuman karena tahun ini mungkin karena cuti bersamanya agak pendek juga dibanding tahun lalu, jadi agak mempengaruhi juga," ungkapnya.

Terkait pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata, khususnya Pantai Tanah Merah, pihaknya belum bisa memastikan angka pasti. Hal ini dikarenakan proses rekapitulasi masih berlangsung.

"Belum, kita belum dapat laporan akhirnya karena ini kan baru kemarin hari Selasa. Otomatis sampai minggu kemarin itu masih ramai," tuturnya.

"Biasanya dilaporkan per bulan, tergantung yang mengelola. Karena kita bikin laporan lagi atas karcis yang terjual juga, itu kita laporkan lagi untuk PAD," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top