• Rabu, 11 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Para peserta Kaligrafi.(Foto : Achmad Nizar/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Festival Kreativitas Pemuda Ramadhan (FKPR) ke3 dimulai dengan lomba Kaligrafi Mushaf Al-Qur’an yang digelar di Tangga Arung Square, Tenggarong, Rabu (11/3/2026).

Sejak sore hari, para peserta tampak serius dan teliti menggambar di atas kertas, berusaha menampilkan karya terbaik mereka.

Suasana lomba terasa penuh konsentrasi. Satu per satu peserta menunduk fokus pada karya masing-masing, mereka tidak hanya menggambar, tetapi juga menata warna dan komposisi agar kaligrafi yang dibuat terlihat hidup dan memiliki nilai seni tinggi.

Lomba kaligrafi ini diikuti sekitar 20 peserta, baik laki-laki maupun perempuan. Kategori yang diperlombakan bersifat umum, sehingga terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemampuan seni kaligrafi. Para peserta ditantang untuk membuat karya kaligrafi Mushaf Al-Qur’an dengan ketelitian tinggi.

Event Organizer Festival Kreativitas Pemuda Ramadhan, M. Zidan Ardhinata menjelaskan, kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian festival yang akan berlangsung hingga 13 Maret 2026.

"Untuk lomba kaligrafi ini pesertanya sekitar 20 orang, baik dari laki-laki maupun perempuan, dengan kategori umum. Mereka membuat kaligrafi Mushaf Al-Qur’an dengan kreativitas masing-masing," ujarnya pada Kutairaya.com, Rabu (11/3/2026).

Melalui FKPR ini, masyarakat telah diberikan ruang untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka, dan saat ini panggung untuk Kaligrafi Mushaf.

"Poin dari Festival Kreativitas Pemuda Ramadhan yang ketiga ini adalah memberikan wadah, apresiasi, dan kesempatan bagi para pemuda Kukar untuk menunjukkan karya dan kreativitas mereka kepada masyarakat," jelasnya.

Menurutnya, festival ini juga menjadi bukti bahwa pemuda daerah mampu menunjukkan kemampuan dan karya yang tidak kalah dengan pemuda dari daerah lain.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat para pemuda Kukar, bahwa mereka juga bisa berkarya dan menampilkan kreativitas seperti pemuda di daerah lain," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top