
SPPG Sukarame.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) saat Ramadan 2026 masih terus berjalan.
Namun dalam pendistribusian tersebut terdapat perbedaan menu dibandingkan menu di hari biasanya, termasuk di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukarame, Kecamatan Tenggarong.
Kepala SPPG Sukarame, Ninda Dwi Fitriani mengatakan, pendistribusian MBG saat Ramadan akan dimulai pada 23 Februari 2026 mendatang.
Saat ini sejumlah sekolah di Tenggarong masih libur nasional, sehingga MBG tak didistribusikan.
"Pendistribusian MBG saat Ramadan ada perbedaan. Biasanya kita menggunakan ompreng, tapi untuk ramadan menggunakan kotak," kata Ninda kepada Kutairaya, Sabtu (21/2/2026).
Ia menegaskan, menu yang akan diberikan kepada anak-anak berupa makanan kering yang tahan lama hingga waktu berbuka, namun tetap memperhatikan nilai gizi baik karbohidrat, protein dan lainnya.
"Seperti roti, telur rebus, susu dan lainnya. Menu itu dinilai tahan lama hingga tiba waktu berbuka puasa," tuturnya.
Ia menuturkan, waktu pendistribusian MBG dilaksanakan pada pagi-siang hari.
Sementara itu SPPG Sukarame memproduksi sekitar 3.200 porsi dan didistribusikan ke 11 sekolah, di antaranya, SDN 008, SDN 019, SMP YPK, SMK YPK dan MTS 1 Negeri Kukar.
"Kami berharap anak-anak pada suka dengan menu MBG saat Ramadan. Menu kering ini bertujuan agar tak mudah basi saat waktu berbuka puasa tiba," ucapnya.
Salah satu orangtua murid di Tenggarong, Dian Setia Ningrum mengemukakan, pendistribusian MBG saat Ramadan sudah selayaknya menu keringan.
Pasalnya, jika menu basah yang diberikan, maka makanan itu bisa basi dan tak bisa dikonsumsi oleh anak.
"Kalau menu keringan, biarpun sampai malam hari masih bisa dikonsumsi oleh anak," ujar Dian.
Menurutnya, langkah yang diambil oleh SPPG ini sudah tepat, yang terpenting memperhatikan kualitas gizi anak. (Ary)