• Kamis, 19 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Objek Wisata Danau Biru, Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman.(Foto: Neddy)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Potensi wisata Danau Biru di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi perhatian DPRD Kukar.

Anggota Komisi I DPRD Kukar, Desman Minang Endianto, menilai kawasan eks tambang tersebut memiliki daya tarik besar yang perlu dikelola secara serius dan terintegrasi.

Menurut Desman, Danau Biru tidak hanya menawarkan panorama alam yang unik, tetapi juga berpeluang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Sehingga ia mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan pendataan resmi, sekaligus pembinaan terhadap masyarakat desa agar pengelolaan wisata berjalan optimal.

“Kita ingin potensi ini benar-benar terdata, terdaftar, dan bisa dikembangkan secara maksimal. Jangan hanya ramai sesaat, tapi harus dikelola dengan baik agar memberi manfaat jangka panjang,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain menggandeng Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kukar, DPRD juga meminta keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup Kukar dan Dinas Kesehatan Kukar untuk memastikan aspek lingkungan dan keselamatan pengunjung terpenuhi.

Pasalnya, Danau Biru merupakan kawasan bekas tambang yang memiliki karakteristik khusus.

Evaluasi teknis dan kajian keamanan dinilai penting agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.

“Kita tidak ingin ada persoalan yang justru merugikan pengunjung maupun masyarakat desa. Semua harus dipastikan aman dan layak,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta, menuturkan Danau Biru saat ini cukup diminati wisatawan, baik dari Muara Kaman maupun daerah lain di Kukar hingga Samarinda.

Ia mengatakan, potensi tersebut bisa dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan di Muara Kaman, melengkapi wisata sejarah yang telah lebih dulu dikenal.

Menurutnya, pengembangan destinasi baru akan membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi alam Kukar, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

“Setiap destinasi baru yang berkembang tentu akan membuka peluang usaha bagi warga sekitar, mulai dari UMKM hingga jasa pendukung lainnya,” ucapnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top