
Planetarium Jagad Raya.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Kabar baik bagi pelajar dan masyarakat yang ingin menikmati wisata edukasi selama bulan Ramadhan. Planetarium Jagad Raya di Tenggarong dipastikan tetap buka seperti biasa selama bulan puasa.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, M. Ridha Fatrianta menyampaikan, operasional planetarium saat Ramadhan tidak mengalami perubahan signifikan. hal ini juga telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau selama puasa, seperti beberapa tahun lalu, tetap buka. Jadi kami tetap menerima kunjungan," ujar Ridha pada Kutairaya.com, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, pengunjung Planetarium tidak hanya berasal dari kalangan muslim, tetapi juga nonmuslim.
Sebelumnya, Planetarium Jagad Raya sempat di tutup sementara pada awal bulan Januari 2026, dan telah kembali pada pertengahan bulan. Berjalannya waktu setelah dibuka kembali, dari sisi jumlah pengunjung, ia menilai tidak ada lonjakan maupun penurunan yang signifikan dibandingkan biasanya. Menurutnya, kondisi tersebut relatif stabil.
"Kalau kami lihat, kurang lebih sama saja. trennya relatif stabil," imbuhnya.
Mayoritas pengunjung Planetarium Jagad Raya berasal dari sekolah-sekolah. Setiap tahunnya, sekolah rutin menjadwalkan kunjungan edukatif bagi para siswa. Meski siswa berganti setiap tahun, agenda kunjungan tetap berjalan.
"Rata-rata yang berkunjung itu sekolah-sekolah. Setiap tahun kan ada siswa baru, jadi kunjungan tetap ada. Di bulan puasa pun tingkat pengunjungnya kurang lebih sama seperti sebelumnya," tambahnya.
Wisata ini memang dikenal sebagai destinasi wisata edukasi yang identik dengan kunjungan anak-anak sekolah. Salah satu fasilitas yang paling disukai anak-anak, seperti kesempatan melihat luar angkasa melalui teropong.
Selain itu, tersedia berbagai fasilitas edukatif lain yang dirancang untuk menumbuhkan minat anak-anak terhadap ilmu luar angkasa.
Pihaknya berharap, Planetarium Jagad Raya dapat terus berkembang ke depannya.
"Kita rawat, kita jaga, supaya ke depan bisa lebih berkembang lagi dan semakin diminati masyarakat," tutupnya. (*Zar)