• Senin, 19 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Portal Jembatan Aji Batara Agung dipasang oleh Pemerintah Kecamatan Anggana.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Masyarakat Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengaku khawatir ketika melintasi Jembatan Aji Batara Agung.

Pasalnya, jembatan tersebut ketika dilintasi kendaraan berat sudah mulai terasa getarannya atau goyang.

Salah seorang warga Kutai Lama, Siti Rabiatul Maulidayanti Amalia mengatakan, getaran jembatan itu dirasakan sejak Oktober 2025 lalu.

Jembatan ini merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan antara Desa Kutai Lama dan Anggana serta menuju pusat pemerintahan Kecamatan Anggana.

"Kita sebagai masyarakat waswas saat melintasi jembatan Anggana itu," kata Siti Rabiatul kepada Kutairaya, Sabtu (10/1/2025).

Ia mengatakan, jembatan itu telah dilakukan pemortalan untuk kendaraan berat, sehingga yang boleh melintasi jembatan itu hanya kendaraan ringan, seperti motor dan mobil.

"Pemortalan ini langsung dilakukan oleh pemerintah setempat. Ini bertujuan agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, seperti ambruk atau putus," tuturnya.

Dia berharap jembatan ini bisa segera diperbaiki oleh pemerintah daerah.

Ia meyakini hal ini terjadi karena kurangnya perawatan atau pemeliharaan.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga (BM) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti menerangkan, ada rencana untuk melakukan rehabilitasi sejumlah jembatan di Kukar, termasuk Aji Batara Agung di Anggana.

"Tapi sebelum dilakukan rehabilitasi, kita berkonsultasi ke pemerintah pusat melalui Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJT)," ujar Linda.

Dalam hal ini, Dinas PU Kukar telah menyampaikan surat ke KKJT pada Desember 2025 lalu.

Namun hingga saat ini belum ada balasan dari KKJT.

Jika tak kunjung dibalas, maka Dinas PU Kukar akan mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kami masih menunggu balasan dari KKJT, jika tak ada balasan akan langsung ke pemerintah pusat," ucapnya.

Nantinya, KKJT itu akan melakukan pengecekan terhadap sejumlah jembatan besar di Kukar dan memberikan rekomendasi terhadap rehabilitasi jembatan.

"Kukar memiliki 3 jembatan besar, jadi kita minta untuk sekalian cek dan menunggu hasil dari peninjauan itu serta merekomendasikan," tuturnya.

Ia berkomitmen akan terus memelihara jembatan yang ada di Kukar, termasuk dengan jembatan bentang panjang. (Ary)



Pasang Iklan
Top