• Senin, 19 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kondisi keramba warga hancur.(Foto: Dok. Medsos FB Ahmadi)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Keramba ikan milik warga Desa Loa Kulu Kota, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ditabrak kapal ponton, Minggu (4/1/2026), sekitar pukul 19.00 WITA.

Kepala Desa Loa Kulu Kota, Mohammad Rizali membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ada sekitar 100 lebih keramba milik warga hancur tertabrak ponton milik perusahaan PT. KSA Kubar.

"Dari keterangan di perusahaan bahwa kapal yang menabrak keramba itu terjadi, karena untuk menghindari kapal ponton lainnya dari arah berlawanan," kata Rizali kepada Kutairaya, Senin (5/1/2026).

Sehingga nahkoda berinisiatif untuk mengambil sisi kiri.

Peristiwa tersebut sedang dilakukan proses identifikasi oleh aparat kepolisian.

"Diperkirakan ada puluhan ribu ikan gagal panen akibat tertabrak ponton itu. Tak hanya keramba, ada satu unit rumah hancur dan 2 unit sepeda motor tenggelam akibat insiden itu," ucapnya.

Ia memastikan, dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa.

Namun kerugian materil diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Pihak perusahaan mengaku siap mengganti rugi terhadap kerusakan yang terjadi ini.

"Pihak perusahaan siap mengganti sesuai dengan hasil perhitungan warga. Pihak perusahaan menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada warga, karena mereka tak terlalu ribut atau mempermasalahkan peristiwa ini," ujarnya.

Sementara itu warga Loa Kulu Kota, Ahmadi menuturkan, keramba miliknya tertabrak oleh ponton dan tak menyisakan keramba utuh karena semua sudah hancur.

"Habis semua ditabrak ponton, kami berharap pihak perusahaan segera mengganti rugi atas peristiwa ini," ucap Ahmadi. (Ary)



Pasang Iklan
Top