
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut telah menyiapkan beberapa program prioritas pada tahun ini, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Kelekat Cawal saat ditemui di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (4/4/24).
Cawal mengatakan bahwa program prioritas tahun ini diantaranya adalah peningkatan ekonomi untuk Desa Kelekat itu di sektor perkebunan sawit. Usaha kelapa sawit, masyarakat bermitra dengan BUMDES dan Koperasi.
Ia menyebut bahwa pengelolaan kelapa sawit bermitra dengan perusahaan setempat dengan pembagian 30 persen dan 70 persen plasma.
"Karena 95 persen penduduknya Deda Kelekat merupakan pekebun sawit. Dengan total jumlah penduduk sebanyak 2.700 jiwa yang terdiri dari 10 RT." katanya.
Kemudian ada program peningkatan pendidikan dan pembangunan rumah rumah ibadah. Dumana ada 3 yakni gereja GKI, GPDI, dan masjid. Selanjutnya progran infrastruktur jalan, jembatan dab pembangunan turap.
Selain itu, ada juga program penanganan stunting dan kemiskinan. Pihaknya mencoba tingkatkan IDM desa seperti zero stunting. Pertama administrasi kesehatan dan fasilitasnya.
"Penanganan stunting di sanitasi karena kami tahun 2019 - 2020 menjadi lokus stunting jadi 2021 samapai sekarang kita bisa menzerokan stunting
Ada beberapa yang kita tangani baik penanganan dalam kandungan sampai perkembangan bayi."ungkapnya.
Untuk fasilitas kesehatan di desa kelekat cukup lengkap, ada bantuan dari pihak ketiga CSR dan pembangunan dari dinas kesehatan untuk Puskesmas Pembantu.
"Harapan kita melalui program ini desa semakin baik dengan penambahan anggaran baik di pendidikan, kesehatan, dan peningkatan ekonomi masyarakat dengan cara memaksimalkan anggaran yang ada."tutupnya. (adv/dri)