• Senin, 15 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sejumlah warga di Tenggarong mengeluhkan kesulitan mendapat tabung gas 3 kg. Kelangkaan tabung gas LPG 3 kg ini sejak seminggu yang lalu, jika ada itupun harganya mahal.

Salah satu warga di Jalan Gunung Jati Tenggarong Handoko mengaku bahwa kelangkaan gas ini membuat ia bersama istri tak bisa masak selama 3 hari. Susah untuk mencari keberadaan warung yang menjual gas 3 kg.

"Saya sudah keliling warung disekitar rumah, hingga ke pangkalan yang ada, namun setiap saya tanyakan gas 3 kg kosong." ucap Handoko Selasa (9/1/24).

Ia menambahkan bahwa gas 3 kg menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi untuk memasak makanan, air maupun menghangatkan makanan.

"Kami berharap semoga agen gas sebagai pihak yang menyalurkan gas ke pangkalan atau tengkulak bisa mengatasi kelangkaan ini. Walaupun harganya mahal kami akan tetap beli untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari." katanya.

Sementara perwakilan PT Naraya Tenggarong, Erdiana Sari mengatakan bahwa distribusi LPG 3 kg dari agen tidak ada hambatan, setiap harinya pihaknya aktif mendistribusikan ke pangkalan kecuali hari Minggu libur tidak ada penyaluran. Dan menyebar, wilayah Kota Bangun, sampai ke Long Beleh Kembang Janggut, di Cipari, Muara Kaman, hingga Kupang Baru.

"Pendistribusian kami menyasar ke agen naraya sendiri ada 75 pangkalan yang akan kami sebarkan. Penyaluran tergantung kami dapatnya retannya di SPBE, bisa 5 - 6 ret, totalnya rata-ratanya 2.800 tabung seharinya." sebutnya.

Terkait pembelian gas dipangkalan wajib menunjukan KTP, dan itu sedah berjalan dan wajib, kalau tidak memakai KTP tidak bisa di layani, karena sudah aturannya dari pertamini. Dimana, per KTP / perorang.

"Kami khususkan untuk rumah tangga dan Usaha Mikro. Ada batasannya untuk setiap pembelian." ucapnya.

Ia menambahkan bahwa dalam sehari pihaknya bisa menyalurkan 10 - 15 pangkalan. Dengan harga dari agen ke pangkalan itu Rp.16,500.
Untuk di Tenggarong sendiri harga Rp19.000, untuk kondisi jauh harga bisa lebih tinggi, tergantung jaraknya.kalau jauh ada perkaliannya tergantung jarak.

"Kami menjual dari pangkalan langsung ke masyarakat, bukan ke warung lagi. Kami khususkan untuk itu." tutupnya (dri)

Pasang Iklan
Top