• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Lurah Melayu, Aditiya Rahkman

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Mendekati musim penghujan, Pemerintah Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong telah melakukan upaya penanganan banjir di beberapa titik rawan banjir. Selah satunya dengan cara membersihkan drainase dan parit di wilayah permukiman warga.

Diketahui Kelurahan Melayu merupakan selah satu wilayah yang cukup padat sehingga rawan terjadinya banjir, ketika masuk musim penghujan.

"Untuk penanganan banjir, kami Pemerintah Kelurahan Melayu sudah melakukan upaya yang dibantu dari Dinas Perkim juga melalui LPM terkait perbaikan dan pembersihan drainase dengan melibatkan masyarakat sekitar." kata Lurah Melayu, Aditiya Rahkman saat dikonfirmasi Selasa (17/10/23).

Jadi untuk kegiatan pembersihan drainase dan parit ini sudah jalan, ada beberapa masyarakat yang sudah ditunjuk melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk ikut serta membersihkan drainase. Dan itu salah satu upaya untuk menghindari banjir, kalau titik-titik banjir yang sering terjadi di Kalurahan Melayu itu ada di daerah Gang Wakaf dan daerah Danau Lipan.

"Memang banjirnya itu bukan banjir menetap, yang berhari hari kadang dua hari lewat. Cuma itu cukup menyulitkan warga. Jadi untuk perbaikan drainase dan parit ada di RT 34 dan RT 35 juga sudah diupayakan, sehingga bisa meminimalisir banjir." ujarnya.

Terpisah Camat Tenggarong, Sukono mengatakan adapun langkah langkah mendekati musim hujan ini dihimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya banjir dadakan.

"Sehingga harapan kami kepada masyarakat untuk menjaga dengan cara yaitu memperbaiki parit-parit yang sudah tidak mengalir di masing-masing RT mengadakan gotong royong"katanya.

Ia juga berharap kepada masyarakat, karena mau mendekati musim hujan paling tidak menyiapkan diri dengan berbagai cara selain fasilitas drainase juga perbaikan di lingkungan rumah agar tidak terjadi luapan air. (*dri/adv)



Pasang Iklan
Top