• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu memiliki berbagai potensi yang bisa dikembangkan. Salah satunya di sektor pariwisata yang kini menjadi fokus Pemerintah Desa, yakni pengembangan dua objek wisata alam dan agrowisata.

Kepala Desa Sumber Sari Sutarno, mengungkapkan bahwa tujuan dari pengembangan tempat wisata ini adalah untuk memaksimalkan potensi yang ada di desa. Selain itu untuk menarik wisatawan untuk datang ke Sumber Sari, yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kami saat ini tengah fokus pada dua spot wisata, yang pertama Wisata Puncak Bukit Biru yang terintegrasi dengan agrowisata di RT 9 Dusun Taman Arum, Desa Sumber Sari. Dan satu spot lagi pengembangan embung wisata yang ada di RT 8. Jadi dua tempat yang memang lagi kita upayakan dan tahun depan sudah bisa kita jual." kata Sutarno saat dikonfirmasi KutaiRaya.com Kamis (12/10/23).

Sutarno mengungkapkan, bahwa sebenarnya kalau wisata puncak sekarang ini sudah ada nilai ekonominya, walaupun hanya sebatas pungutan untuk penitipan motor saja.

"Untuk menunjang tempat wisata, tahun ini ada bantuan dari Dinas Pariwisata untuk pembangunan gazebo, kemudian dari Dinas PU juga ada perbaikan jalan. Dan dari Pemerintah Desa Sumber Sari juga menganggarkan tempat untuk kemping sudah kita kerjakan, serta ada pembuatan tangga naik ke puncak." sebutnya.

Sementara untuk wisata embung, saat ini sudah persiapan, jalan semenisasi sudah samapai ke atas dan sudah dibangun gazebo mungkin tahun ini bakl ditambah lagi. Terutama adalah untuk sanitasinya dan pembangunan toiletnya

Kemudian nantinya di embung akan dibuat wisata dengan konsep wisata alam dan agrowisata. Karena di bawah embung itu banyak petani yang menanam sayur dan airnya ngambil dari embung. Jadi itu juga yang akan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang di Desa Sumber Sari.

"Artinya pangsa pasarnya, kalau di wisata puncak itu kan anak anak muda. Tapi kalau di wisata embung lebih dari kalangan muda sampai yang tua juga bisa. Kami berharap apa yang kami rencanankan ini bisa berjalan dengan lancar, sehingga ada dampak ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat." pungkasnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top