Gubernur Kaltim Silaturahmi ke Sultan Kutai Kartangera Ing Martadipur. (Pemprov Kaltim)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), H. Rudy Mas
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Kunjungan tersebut juga merupakan penghormatan kepada Kesultanan Kutai Kartanegara, yang merupakan kerajaan tertua di Nusantara.
H Rudy Mas
Pasalnya, pengaturan posisi duduk itu telah ditetapkan oleh protokoler dari istana negara.
"Pengaturan posisi duduk itu bukan dari Pemprov Kaltim, tapi dari protokoler Istana Negara. Sehingga semua harus menaati mekanisme yang diatur dalam aturan keprotokolan nasional yang berlaku," kata Rudy.
Atas peristiwa itu, ia melakukan tabayyun untuk menjelaskan terhadap yang terjadi sebenarnya saat kegiatan persemian kilang minyak di Balikpapan.
"Saya dilahirkan dari keluarga yang memiliki adat istiadat, tata krama, etika, sopan santun dan menjunjung tinggi budaya timur, datang langsung kepada Sultan untuk bertabayun dan bersilaturahmi," ucapnya.
Menurutnya, sebagai kerajaan tertua di Indonesia dan melahirkan kerajaan-kerajaan besar lain di Indonesia, maka adat budaya, serta penghormatan terhadap tokoh dan para tetua, terkhusus Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura harus terus dijaga dan dilestarikan.
Semboyan di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjungpun menjadi pesan yang menjadi catatan penting Gubernur Harum.
Sementara itu Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin menyampaikan terima kasih atas kedatangan Gubernur Kaltim beserta rombongan.
Terkait hal itu, pentingnya pemahaman dan penghormatan terhadap adat dalam setiap agenda kenegaraan yang digelar di Tanah Kutai.
"Gubernur Kaltim telah menyampaikan permohonan maaf kepada saya dan semoga tak terulang lagi," ucap Sultan Kutai, Aji Muhammad Arifin. (ary)