• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kalimantan Timur



Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Masud.(Aby Kutairaya)


‎SAMARINDA,(KutaiRaya.com): Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Masud mengemukakan, penanganan banjir di Kaltim belum optimal.

Dia berpendapat perlu ada peningkatan di sektor fasilitas pembuangan air.

‎Marak banjir yang terjadi di Kaltim menjadi satu perbincangan hangat setiap saat, bukan karena menarik, tetapi menjadi satu harapan masyarakat yang terus disuarakan.

‎Menanggapi hal ini, Hasanuddin mengemukakan, Kaltim perlu memperbaiki sektor-sektor yang mendukung penegasan banjir di seluruh wilayahnya.

Pasalnya, curah hujan yang cukup tinggi serta kondisi wilayah Kaltim yang memiliki banyak sungai, fasilitas pembuangan air, perlu dioptimalkan.

‎"Saat ini fasilitas penampungan air kita saya rasa perlu ditambah dan dioptimalkan kembali. Karena itu sudah lama, " ucap Hamas, sapaan akrab Hasanuddin Masud

‎Dia mengatakan, jika infrastruktur air saat ini merupakan warisan lama yang harus di bangun ulang.

Tak heran, kata dia, jika upaya pengentasan banjir belum optimal.

Salah satu faktornya adalah fasilitas penampungan yang belum diperbarui.

"Ditutup pas hujan airnya tinggi, kalau dibuka kota banjir, sedangkan kalau pasang air di sungai juga banjir, artinya perlu ada rekonstruksi fasilitas air," tuturnya.

‎Menurutnya, penanganan banjir harus merata di berbagai wilayah.

Dia meyakini, jika perbaikan hanya dilakukan di beberapa titik saja, penanganan banjir tidak akan mengalami perubahan yang signifikan.

"Perbaikan harus merata, dari hulu hingga hilir. Kalau di hulu bagus tapi di hilirnya tidak ada perubahan yang akan menjadi korban yang di hilir, begitu sebaliknya," ujarnya.

‎Maka itu, dia menginginkan ada pembicara yang komprehensif dan terstruktur dalam rencana penanganan banjir, mulai dari daerah (kabupaten/kota) hingga ke pusat.

Pasalnya, sinkronisasi pemahaman penanganan banjir akan selesai jika seluruh jajaran pemerintah secara vertikal memiliki visi yang sama.

"Harus duduk semua, mulai dari bawah hingga pusat, persamaan perspektif dan cara penanganan harus jelas agar semuanya dapat teratasi," tkatanya.

‎Maka itu, dia mendesak agar penanganan banjir yang lebih massif dan menyeluruh dapat dilakukan dengan segera. (ADV DPRD KALTIM)



Pasang Iklan
Top