• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dispora Kutai Kartanegara



Lomba Panahan di Tenggarong (Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperlihatkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan olahraga tradisional. Dukungan tersebut diberikan secara selektif dan berbasis kebutuhan, mengikuti permohonan komunitas yang aktif bergerak di wilayah masing-masing.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menegaskan bahwa bantuan tidak ditentukan berdasarkan zonasi kecamatan. Menurutnya, setiap komunitas memiliki kesempatan yang sama selama menunjukkan inisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan dan membutuhkan fasilitasi pemerintah daerah.

"Kami tidak membedakan kecamatan mana pun. Prinsipnya sederhana: siapa yang mengajukan dan siap melaksanakan kegiatan, itulah yang kami dukung," jelas Ari Senin (24/11/2025).

Sepanjang tahun berjalan, sejumlah daerah menjadi penerima dukungan karena aktif menggelar event olahraga tradisional. Di antaranya Loa Kulu, Loa Janan, Tenggarong, Kelurahan Loa Ipuh Darat, hingga Sungai Bawang yang pada kegiatan terakhirnya turut dihadiri Bupati Kukar. Keaktifan komunitas menjadi faktor utama keterlibatan Dispora di berbagai titik tersebut.

Ari mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran membuat pihaknya tidak dapat membagi alokasi secara merata kepada seluruh kecamatan. Namun, pola berbasis permohonan dinilai lebih adil dan tepat sasaran karena menggambarkan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

"Kami tidak membuat porsi khusus untuk kecamatan tertentu. Ini murni berdasarkan permohonan dari masyarakat yang benar-benar bergerak dan ingin mempertahankan olahraga tradisional," tambahnya.

Dukungan Dispora diberikan dalam bentuk fasilitas penyelenggaraan kegiatan, seperti hadiah perlombaan serta doorprize yang dapat menarik partisipasi masyarakat. Ari berharap bantuan tersebut mampu memantik antusiasme warga dan menjadikan olahraga tradisional semakin dekat dengan generasi muda.

"Hadiah dan doorprize itu bagian dari pemantik. Kami ingin kegiatan lebih hidup, masyarakat lebih bersemangat, dan olahraga tradisional tetap menjadi identitas budaya kita," ujarnya.

Dispora Kukar menilai bahwa peran komunitas adalah kunci pelestarian olahraga tradisional. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi untuk memperkuat kegiatan budaya lokal di seluruh wilayah Kukar. (adv)



Pasang Iklan
Top