
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, (Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Langkah inovatif dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan menghadirkan konsep pembangunan fasilitas olahraga yang berpihak pada masyarakat, khususnya para veteran.
Melalui pembangunan tribun lapangan olahraga multifungsi di Kecamatan Sanga-Sanga, Dispora mengintegrasikan sarana olahraga dengan ruang ekonomi bagi keluarga veteran.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa pembangunan tribun multifungsi tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur olahraga, melainkan juga bentuk penghargaan dan pemberdayaan bagi para pejuang bangsa. Di area tribun, pemerintah menyediakan beberapa ruang usaha yang akan dikhususkan bagi keluarga veteran agar mereka dapat menjalankan kegiatan ekonomi secara mandiri.
"Kami ingin lapangan olahraga tidak hanya ramai saat ada kegiatan, tapi juga bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Veteran dan keluarganya akan difasilitasi untuk membuka usaha kecil di area tribun agar bisa meningkatkan kesejahteraan mereka," ujarnya.
Konsep lapangan multifungsi ini dikembangkan dari fasilitas voli yang telah diperluas untuk berbagai cabang olahraga seperti basket, futsal, hingga kegiatan masyarakat umum. Dengan hadirnya area tribun yang dilengkapi ruang usaha, kawasan ini diharapkan menjadi sentra baru ekonomi dan olahraga di Sanga-Sanga.
Dispora Kukar saat ini masih melakukan pendataan terhadap keluarga veteran yang akan menjadi penerima manfaat. Pendataan ini penting agar fasilitas yang dibangun benar-benar diberikan kepada pihak yang membutuhkan dan mampu mengelola usaha secara berkelanjutan.
"Kami sedang melakukan identifikasi jumlah veteran yang akan difasilitasi. Nantinya, jumlah stand UMKM akan disesuaikan dengan kapasitas bangunan dan ketersediaan anggaran," tambah Ali.
Menurutnya, tahap awal pembangunan telah menyiapkan 4 hingga 6 unit ruang usaha yang dapat digunakan oleh para veteran. Namun, Dispora berencana menambah kapasitas tersebut secara bertahap melalui penyesuaian anggaran di periode berikutnya.
Ali menegaskan bahwa keberadaan fasilitas ini bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi veteran, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menghidupkan kembali ruang publik melalui kegiatan olahraga dan wirausaha lokal.
"Kami ingin fasilitas olahraga memiliki nilai sosial dan ekonomi. Tidak hanya mendukung kegiatan fisik, tapi juga menjadi tempat interaksi dan sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar," jelasnya.
Dengan terobosan ini, Dispora Kukar berharap lapangan multifungsi Sanga-Sanga menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan sarana olahraga dapat dirancang secara inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah juga berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi program ini agar bisa berkembang menjadi model pemberdayaan yang menggabungkan semangat olahraga, ekonomi kreatif, dan penghargaan bagi jasa para veteran. (adv/dri)