• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dispora Kutai Kartanegara



Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni.(Andri wahyudi/kutairaya)

TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berupayauntuk memajukan dunia olahraga hingga ke pelosok daerah. Tak hanya fokus di wilayah perkotaan, Dispora Kukar juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sarana olahraga di daerah hulu yang memiliki keterbatasan lahan.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa di beberapa kecamatan hulu, kondisi geografis yang didominasi perairan membuat masyarakat berinovasi dengan membangun lapangan berbahan kayu ulin. Melihat semangat masyarakat tersebut, pihaknya turut memfasilitasi dengan menyediakan sarana olahraga yang sesuai dengan kondisi wilayah.

"Rata-rata teman-teman di daerah hulu mengandalkan lapangan berbahan kayu, khususnya ulin. Kami cukup sering memfasilitasi hal itu. Contohnya di Desa Muara Enggelam, kami sudah membangun lapangan futsal dengan model serupa, hanya ukurannya lebih lebar. Tahun ini juga kami anggarkan untuk kelengkapannya, seperti jaring dan perlengkapan lainnya," ujarnya, Senin (3/11/2025).

Selain di daerah hulu Mahakam, Dispora Kukar juga tengah melakukan perbaikan sarana dan prasarana olahraga di wilayah ilir. Beberapa lokasi yang masuk dalam program tahun ini antara lain Marangkayu, Muara Badak, dan Samboja, dengan fokus pada peningkatan kualitas lapangan, tribun, serta fasilitas pendukung lainnya.

Ali menegaskan bahwa pembangunan dan pembenahan sarana olahraga tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan pemerataan akses olahraga bagi seluruh masyarakat Kukar.

"Kita ingin semua wilayah merasakan manfaat pembangunan olahraga, baik dari sisi fasilitas maupun kegiatan pembinaan," tambahnya.

Terkait dengan pembibitan atlet, Ali menjelaskan bahwa Dispora Kukar secara rutin melibatkan cabang olahraga (cabor) dalam setiap event kejuaraan yang digelar. Melalui kegiatan tersebut, para cabor melakukan pendataan dan seleksi atlet potensial yang muncul dari desa dan kecamatan.

"Setiap kali kami melaksanakan event kejuaraan, kami selalu libatkan teman-teman dari cabor. Harapannya, setelah kegiatan, ada catatan evaluasi tentang kemampuan dan potensi atlet muda dari desa untuk dibina lebih lanjut," tuturnya.

Data hasil kejuaraan tersebut kemudian menjadi dasar bagi Dispora dan cabor dalam menyusun program pembinaan berkelanjutan. Salah satu contohnya adalah pendataan atlet usia dini yang dilakukan bersama Askab PSSI untuk cabang sepak bola dan juga pembinaan berjenjang di cabang bulu tangkis.

"Dari hasil kejuaraan usia dini, data para atlet sudah dikumpulkan oleh Askab PSSI. Begitu juga di bulu tangkis, semua sudah tercatat. Tinggal bagaimana cabor menindaklanjuti dengan proses pembinaan," jelasnya.

Ali menegaskan bahwa Dispora Kukar akan terus memfasilitasi dan memperkuat kegiatan pembinaan olahraga, baik dari segi penyediaan fasilitas maupun dukungan kegiatan kejuaraan yang menjadi wadah pencarian bakat.

"Kami sudah sering melakukan pembinaan, baik langsung maupun melalui event. Prinsipnya, Dispora akan selalu hadir memfasilitasi agar kegiatan olahraga di Kukar terus berkembang dari desa hingga ke tingkat kabupaten," pungkasnya. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top