
Sekdakab Kukar Sunggono.(Foto: Ridwan/KutaiRaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono berharap, program 1 Desa 1 Da
Hal ini mengingat semakin berkurangnya petugas untuk mengurus dan memandikan jenazah karena saat ini yang ada rata-rata usianya sudah tua.
"Yang jadi keluhan sebagian besar dari masyarakat kita adalah berkurangnya petugas penyelenggara jenazah atau yang memandikan mayat, " ujar Sunggono kepada awak media usai melantik Dewan Hakim MTQ tingkat Kabupaten Kukar ke 46, Sabtu (25/10/2025).
Sunggono mengatakan, di Kukar sebenarnya ada program 1 Desa 1 Hafiz, dan 1 Desa 1 Da
Maka lanjutnya, pihaknya berencana mencoba memodifikasi dengan cara memberikan kemampuan, potensi tambahan khususnya bagi para Da
"Yang mungkin para Da
Sementara itu, untuk program 1 Desa 1 Hafiz dan 1 Desa 1 Da
"Meskipun sudah ada upaya-upaya dari kita semua termasuk dari KUA untuk mencari masyarakat yang mau ikut program tersebut, sekaligus untuk memotivasi dan mengedukasi. Melihat siapa yang berpotensi, tapi memang ternyata susah juga mencari Ustadz. Kalau mencari pejabat yang mau menjadi Camat, banyak yang mau masuk. Tapi jadi kiai, jadi pemandu jenazah masih banyak yang tidak mau," tutupnya. (One/Adv)