• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin.(Foto: Ridwan/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Pesta Adat Erau tahun ini berjalan sukses dan lancar. Dan untuk tahun depan dipastikan acara Adat Erau dikemas lebih baik lagi dan bakal lebih meriah, karena Pemkab Kukar bakal melibatkan anak-anak sekolah di Tenggarong khususnya untuk terlibat dalam meramaikan pesta Adat tahunan di Kukar ini.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin kepada awak media, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kukar dengan acara : Mendengarkan Pidato Bupati Kukar dalam Rangka Memperingati HUT Ke-243 Kota Tenggarong dengan Tema Menjaga Marwah Peradaban Nusantara, di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar, Senin (29/9/2025).

"Artinya nanti anak-anak sekolah khususnya di Tenggarong tahun depan semua terlibat untuk meramaikan Erau ini, karena Erau ini adalah pesta dimana semua elemen masyarakat ikut meramaikan event ini, termasuk seluruh Kelurahan dan Desa di Kecamatan Tenggarong," terang Rendi Solihin.

Orang nomor dua di Kukar ini mengatakan, esensi dari HUT Tenggarong tahun ini, dirinya bersama Bupati Kukar sudah berkomitmen bahwa HUT Tenggarong masuk dalam rangkaian kegiatan Erau.

"Tahun depan kita akan kolaborasikan di seluruh OPD, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, bukan hanya kebudayaannya saja tapi sektor pendidikannya juga ikut terlibat dalam meramaikan Erau," ujarnya.

Ia memastikan, pihaknya memiliki rencana besar untuk tahun depan, semoga bisa terealisasi, karena masih banyak hal-hal yang harus kita evaluasi dan makna-makna dari Erau yang harus kita sampaikan kepada masyarakat.

"Bahwa Erau bukan hanya perayaan biasa, tapi ada sisi lain yaitu melestarikan budaya yang sudah ditetapkan," imbuhnya.

Kami juga sudah diskusi dengan ayahanda Sultan bahwa tahun ini Erau itu merupakan Erau terlengkap untuk adat budayanya, banyak sekali hal-hal baru, bahkan saya sendiri saat menjabat Wakil Bupati periode sebelumnya itu banyak hal yang belum kami lihat dan baru kami lihat di tahun ini.

"Dan ini pun salah satu budaya pakaian yang saya kenakan pada Paripurna ini di momen Erau ini ternyata pernah digunakan pada saat Paripurna di zaman dulu, maka kami sepakat dengan bapak Bupati untuk mengangkat kembali seluruh budaya disetiap aspek yang ada disetiap perayaan Erau," tandasnya. (One/Adv)



Pasang Iklan
Top