• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



(Camat Marang Kayu, H. AR Ambo Dalle saat pembukaan MTQ ke-VI tingkat Kecamatan Marang Kayu.Foto:Istimewa)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VI tingkat Kecamatan Marang Kayu resmi digelar di Desa Santan Ulu, mulai 17 hingga 20 Juli 2025 mendatang.

Puncak pembukaan dilangsungkan pada malam hari dan dibuka secara resmi oleh Camat Marang Kayu, H. AR Ambo Dalle, di arena utama MTQ, lapangan Pasar Malam Desa Santan Ulu, Kamis (17/07/2025).

Dalam kegiatan malam pembukaan tersebut turut hadiri Sekretaris LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara, Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Kapolsek Marang Kayu, Danposramil Marang Kayu, Kepala KUA Marang Kayu, Seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Marang Kayu, Ketua Panitia Heri Budianto yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Santan Ulu.

Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti arena pembukaan, disambut hangat oleh para pengunjung dan peserta yang memadati lokasi.

Dalam sambutannya, Kepala Desa (Kades) Santan Ulu Heri Budianto yang juga sebagai Ketua Panitia menyampaikan, rasa bangga dan syukurnya karena Desa Santan Ulu dipercaya menjadi tuan rumah MTQ ke-VI tingkat kecamatan.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan warga Desa Santan Ulu yang telah bekerja sama demi terselenggaranya kegiatan ini denga lancar dan sukses.

“Hujan yang turun saat pawai bukan hambatan, justru menjadi tanda keberkahan atas kegiatan ini. Semoga MTQ ini membawa semangat kebersamaan dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” harapnya.

Malam pembukaan semakin istimewa dengan penampilan Qori juara 1 MTQ Kota Samarinda, serta penampilan Fasi Nasyid dari warga Santan Ulu yang berhasil meraih juara 3 tingkat nasional tahun 2024. Acara juga dimeriahkan oleh penyanyi solo warga Santan Ulu yang pernah menjuarai tingkat kabupaten.

Deretan prestasi ini menjadi simbol kebanggaan dan motivasi bagi masyarakat, menunjukkan bahwa potensi lokal dari Desa Santan Ulu mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Sebelumnya, rangkaian pembukaan diawali pada Kamis (17/07/2025) siang hari dengan pawai ta’aruf yang diikuti oleh 11 desa se-Kecamatan Marang Kayu. Meskipun sempat diguyur hujan, antusiasme peserta tidak surut. Bahkan, menurut panitia, hujan dianggap sebagai bentuk keberkahan atas dibukanya perhelatan akbar syiar Islam ini. (One/Adv)



Pasang Iklan
Top