
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Penggunaan gedung baru Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Kutai Kartanegara yang berlokasi di Jalan Jelawat, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, hingga kini masih menunggu penyelesaian sejumlah fasilitas dasar sebelum bisa difungsikan secara penuh.
Plt. Kepala DP2KB Kukar, Dafip Haryanto, mengatakan bahwa pihaknya belum dapat menempati gedung baru tersebut karena fasilitas bangunan belum sepenuhnya optimal. Beberapa ruangan belum memiliki fasilitas yang memadai, dan masih menunggu tindak lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.
"Kami masih menunggu proses dari Dinas PU. Informasinya pembangunan akan dilanjutkan. Harapannya, tahun ini jika bangunan sudah resmi diserahkan dan fasilitas seperti listrik dan air sudah tersedia, kami bisa mulai pindah secara bertahap," ujar Dafip saat dikonfirmasi Senin (5/5/2025).
Ia menjelaskan, dalam proses perpindahan nanti tentu akan ada penyesuaian. Tidak menutup kemungkinan beberapa unit atau bagian dari DP2KB masih akan bertahan di gedung lama karena keterbatasan ruang di gedung baru, sembari menunggu pengembangan lanjutan, khususnya di area belakang gedung.
Dafip juga menyebut pihaknya sudah mulai mengadakan rapat-rapat internal untuk menyiapkan proses penyesuaian tersebut. Menurutnya, penting agar gedung baru segera difungsikan agar tidak mengalami kerusakan akibat dibiarkan kosong terlalu lama.
"Gedung baru tidak boleh dibiarkan kosong. Kalau tidak segera ditempati, akan cepat rusak. Kita akan mulai dari apa yang bisa dilakukan, termasuk menambahkan fasilitas kecil seperti taman secara swadaya agar suasana kerja lebih nyaman," tambahnya.
Dafip menegaskan bahwa target utama DP2KB adalah memastikan gedung baru bisa segera dimanfaatkan untuk pelayanan publik. Ia juga menekankan pentingnya menjaga bangunan dari potensi penyalahgunaan akibat tidak difungsikan secara maksimal.
"Gedung ini dibangun untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai malah kosong dan diisi oleh hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu, kami terus berkoordinasi agar proses pemanfaatan bisa segera terealisasi," pungkasnya. (adv/dri)