
Camat Marangkayu, AR Ambo Dalle
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kecamatan Marangkayu menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian menjadi prioritas utama di wilayahnya.
Camat Marangkayu, AR Ambo Dalle, menyampaikan bahwa hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dan kabupaten menunjukkan mayoritas dari 11 desa di Marangkayu lebih mengutamakan pembangunan jalan dan jembatan.
"Hampir semua desa di wilayah kami memprioritaskan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan. Hal ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, khususnya di Kecamatan Marangkayu," ujar Ambo Dalle, Senin (3/3/2025).
Keberadaan infrastruktur jalan sangat penting bagi Marangkayu, mengingat wilayah ini memiliki cukup banyak perusahaan yang beroperasi. Namun, ada kendala yang dihadapi terkait perubahan status jalan penghubung antara Kecamatan Morabadak dan Marangkayu.
Sejak Agustus 2024, jalan tersebut yang sebelumnya berstatus jalan kabupaten kini telah berubah menjadi jalan provinsi.
Perubahan ini sempat menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat terkait keberlanjutan pembangunan jalan tersebut.
"Kami sudah memperjuangkan hal ini dan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa jalan Morabadak–Marangkayu hingga Bontang Lestari kini berstatus jalan provinsi, sehingga kewenangannya berada di tingkat provinsi," jelasnya.
Selain infrastruktur, sektor pertanian juga menjadi perhatian utama. Kecamatan Marangkayu termasuk dalam lima wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan pertanian. Baru-baru ini, wilayah ini juga menjadi bagian dari program Optimalisasi Lahan (Oplah) atau Brigade Pangan yang digagas oleh Menteri Pertanian.
Dengan adanya dua status tersebut sebagai wilayah pangan dan penerima program Brigade Pangan pemerintah kecamatan berharap agar sektor pertanian di Marangkayu semakin diperhatikan.
"Kami berharap ada peningkatan dukungan, terutama dalam hal pengairan, pembangunan jalan usaha tani, serta infrastruktur pendukung lainnya agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat," pungkasnya. (adv/dri)