• Selasa, 16 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





NUNUKAN (KutaiRaya.com) – PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field berkolaborasi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kabupaten Nunukan melalui penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mengembangkan Program Pemberdayaan Kelompok Marginal Berbasis Lingkungan, Sabtu (26/08/2023) lalu.

PEP Tarakan Field Manager Isrianto Kurniawan menjelaskan, bahwa program pemberdayaan kelompok marjinal ini merupakan bagian dari program CSR PEP Tarakan, yaitu Aliansi Kerja Bebas Sampah (Akar Basah) dimana bulan Juli lalu Perusahaan telah mendukung lapas dengan bantuan mesin pencacah sampah.

"Kami meyakini bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan lapas yang sedang menjalani proses asimilasi dan edukasi. Kami berharap bahwa program ini dapat memberikan dampak yang signifikan dan memberikan wawsan dan harapan baru bagi mereka," ungkap Iwan.

Selain itu, Iwan ingin mengajak masyarakat mengubah paradigma yang ada terhadap mantan narapidana bahwa mereka dapat berkontribusi positif bila diberi kesempatan yang sama untuk berkembang.

"Kita bantu mereka untuk dapat menggali potensi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik," imbuh Iwan.

Pada kesempatan ini, Kepala Lapas Kelas II B Kabupaten Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa menjelaskan bahwa program ini dapat memberikan kesempatan pada warga binaa lapas untuk memperoleh keterampilan baru dan pengetahuan tentang praktik ramah lingkungan, sehingga mereka dapat memiliki bekal yang cukup di masa depan.

"Kami menyadari bahwa selama masa hukuman, warga binaan lapas mungkin mengalami kesulitan dalam hal kesehatan mental dan emosional. Semoga program ini dapat memberikan dukungan psikologis dan sosial kepada mereka. Kami ingin membantu mereka pulih dan mengembalikan rasa percaya diri mereka, sehingga mereka dapat menghadapi masa depan dengan optimisme," tutup I Wayan.

Pada acara penandatanganan ini, dilakukan peresmian area pengolahan sampah plastik Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lanuka oleh DPRD Kabupaten Nunukan serta penanaman 50 bibit pohon terap yang merupakan tanaman endemik Kalimantan. (One)

Pasang Iklan
Top