• Jum'at, 14 Juni 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sangasanga, memiliki potensi pariwisata yang menarik, dengan objek wisata bernama Ekowisata Telaga Biru yang direncanakan akan dijadikan wisata unggulan oleh pemerintah setempat.

Terletak di lahan bekas tambang, keindahan alamnya menarik perhatian pemerintah Kelurahan Sarijaya untuk mengelolanya sebagai salah satu sumber pendapatan asli.

Meskipun Ekowisata Telaga Biru belum dapat dibuka karena terkendala pengelolaan dan status lahan yang masih dimiliki oleh perusahaan, Lurah Sarijaya, Agus Dina Fitriana, menyatakan niat untuk mengelola tempat tersebut secara bertahap.

Selain Telaga Biru, ada juga potensi wisata menarik lainnya seperti jembatan pelangi yang telah banyak dikunjungi oleh masyarakat.

Harapannya, wisata ini akan menjadi unggulan di Kelurahan Sarijaya dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat ketika ramai dikunjungi wisatawan." ujarnya

Sementara, Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, menyampaikan bahwa meskipun terdapat kendala terkait status lahan, Dispar siap mendukung melalui kerjasama dengan pihak terkait.

"Tapi beberapa waktu lalu kami Dispar juga melakukan diskusi di lapangan dan menyampaikan bahwa agar kelompok sadar wisata atau pemerintah setempat untuk berkomunikasi dengan pemilik lahan, karena status lahanya masih masuk zona merah." ujarnya.

Ridha menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah setempat dan pemilik lahan untuk mengatasi masalah tersebut. Kalau untuk usaha kerjasama mungkin bisa contohnya wisata yang ada di batu dinding itu mereka berkomunikasi dengan pemilik lahan dan diperkenalkan untuk mengelola sepanjang mengikuti aturan yang sudah ada.

"Kami dari Dispar Kukar siap membantu, asalkan segala sesuatu nya sudah clear salah satunya terkait kepemilikan lahan dan mereka juga punya aktivitas. Karena kami membantu Pokdarwis tidak serta merta ketika dibentuk lalu diberi bantuan. Jadi kita melihat selama satu tahun kegiatan apa yang mereka lakukan. Dan ketikan berikan bantuan itu jangan sampai tidak sesuai yang mereka butuhkan." pungkasnya. (adv/dri)

Pasang Iklan
Top