• Selasa, 16 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sejumlah pedagang terompet dan kembang api di Tenggarong mulai menjajakan jualannya menjelang tahun baru 2024. Momentum tersebut menjadi berkah dan dimanfaatkan oleh para pedagang untuk memperoleh keuntungan.

Diketahui bahwa menyalakan terompet dan kembang api menjadi salah satu tradisi masyarakat yang dilakukan ketika menjelang detik detik pergantian tahun. Oleh karena itu para pedagang terompet tahunan yang sering berjualan di Tenggarong mulai dicari oleh masyarakat.

Salah satu pedagang terompet di Jalan Maduningrat Muhammad Amir mengaku bahwa telah berjualan sejak lama di jalan Maduningrat. Ia berjualan pada saat menjelang hari hari besar keagamaan, seperti natal dan tahun baru.

"Saya sudah berjualan sejak tanggal 1 Desember 2023 lalu. Sampai dengan sampai saat ini pendapatan dari jualan terompet dan kembang api cukup banyak, namun tidak seperti tahun lalu. Untuk tahun lalu bisa mencapai Rp 20 juta." ujar Amir Jum'at (29/12/23).

Amir mengungkapkan bahwa terompet dan kembang api yang ia jual berasal dari Samarinda, berbagai kembang api dan terompet yang di jual biasanya ramai pembeli satu hari menjelang natal dan tahun baru. Dan kebanyakan yang membeli adalah anak-anak hingga orang dewasa.

Ia menyebut bahwa yang dijual bukan hanya terompet dan kembang api, tetapi juga ada berbagai kembang api jenis lainnya. Untuk harga yang dijual bervariasi mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu untuk terompet, kembang api dari Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu.

"Kami berharap mendekati tahun baru yang tinggal beberapa hari lagi, jualan kami bisa laku dan banyak pembeli. Sehingga kami memperoleh keuntungan, mengingat momen natal dan tahun baru hanya setahun sekali." tutupnya. (dri)

Pasang Iklan
Top