• Jum'at, 01 Maret 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota DPRD Kaltim Ali Hamdi)


SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Anggota DPRD Kaltim Ali Hamdi mengatakan, kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pilihan politik merupakan modal dasar dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat.

Guna menjaga kondusifitas, penyebaran berita dan informasi hoax merupakan salah satu penyebab utama terjadinya perselisihan ditengah-tengah masyarakat. Sebab itu seluruh pihak diminta untuk tidak mudah menerima berita yang tidak jelas sumbernya.

"Adanya kemajuan teknologi informasi sekarang ini memudahkan sekali dalam penyebaran informasi baik yang jelas kebenarannya maupun informasi hoax yang mengakibatkan dapat memecah belah persatuan," tuturnya.

Untuk itu, politikus PKS ini meminta masyarakat agar tetap menjaga rasa saling menghormati dalam menghadapi segala bentuk perbedaan, termasuk perbedaan pandangan politik.

"Hal ini sebagai upaya untuk memastikan bahwa kondusifitas tetap terjaga selama Pemilu 2024," imbuhnya

Ia menambahkan, walaupun Pemilu baru akan diselenggarakan tahun depan, namun dinamika politik nasional sudah mulai terasa saat ini di seluruh daerah. Tensi politik mulai meninggi seiring dengan penentuan dan pendaftaran calon orang nomor satu dan dua di Indonesia.

"Saya juga minta kepada seluruh pihak terutama para guru, tokoh agama dan masyarakat untuk memberikan pemahaman dan himbauan kepada masyarakat tentang bagaimana menyikapi perbedaan politik," pungkasnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top