• Jum'at, 23 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi saat menyerahkan bis pelajar kepada Lurah Loa Tebu Rahimuddin.Foto:hmsdishubkukar)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara menyediakan 7 armada bus sekolah akhir tahun ini, untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor bagi pelajar di bawah umur dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Menurut Kepada Dishub Kukar Ahmad Junaidi, angkutan pelajar bis sekolah di Kukar memang menjadi kebutuhan, pertama dari program pemerintah daerah itu ada konektivitas wilayah, ini bukan hanya fokus untuk pembangunan jalan saja tapi juga menghubungkan kebutuhan masyarakat termasuk pelajar.

"Beberapa kali saya mengikuti kunjungan lapangan pak Bupati dan pak Wabup, ketika berdialog dengan masyarakat itu selalu ada yang menyampaikan mengenai aspirasi minta diadakan angkutan pelajar, " ujarnya.

Ia mengaku, memang saat ini dengan ketiadaan angkutan umum di Kukar anak-anak pelajar menggunakan kendaraan pribadi terutama roda dua.

"Dari segi usia anak-anak pelajar ini belum layak untuk berkendara karena belum punya SIM dan sebagainya, kemudian juga ada kasus kecelakaan pelajar dan sebagainya," imbuhnya.

Kemudian lanjutnya, ada beberapa daerah di Kukar juga akses menuju sekolah itu jauh sekali, maka kami mengusulkan kepada pak Bupati bahwa ada keinginan masyarakat untuk diadakan angkutan pelajar dan pak Bupati sangat respon.

"Saat itu apakah pengadaan bis sekolah ini dimasukkan dianggaran perubahan 2023 atau di 2024, dan Bupati ingin di masukkan di anggaran perubahan 2023, jadi kita ada 6 bis memilik 30 set dan 1 bis yang 19 set, sekarang masih dalam tahap pabrikasi paling lambat pertengahan atau diakhir Desember unitnya sudah ada, rencananya di 2024 kita operasionalkan," tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada satu unit bis sekolah kita serahkan di Kelurahan Loa Tebu kemarin itu dianggarkan di APBD murni, kalau yang ini di perubahan.

"Untuk pengguna bis sekolah di akhir tahun ini kami akan pendataan dulu kecamatan mana di Kukar yang membutuhkan angkutan pelajar dan sangat urgent," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top