• Senin, 26 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





KUKAR (KutaiRaya.com) - Pekan Raya Sebulu 2023 yang dipusatkan di Lapangan Sepakbola Sebulu Ulu, Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara, resmi dibuka Rabu (11/10/2023) malam.

Event tersebut dibuka Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar Sugiarto, dihadiri Forkopimcam Sebulu dan beberapa Kades di Kecamatan Sebulu.

Sugiarto saat membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, dalam salah satu misi pembangunan Kutai Kartanegara, Pemkab Kukar bertekad untuk memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif. Misi ini kemudian diterjemahkan oleh OPD terkait dalam suatu program kegiatan di Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu program Kukar Kreatif Idaman.

"Untuk tahun 2023 saja, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara telah menyusun 81 agenda pariwisata. Agenda tersebut akan dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, mulai dari hulu, tengah hingga pesisir. Pekan Raya merupakan salah satu agenda yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, yang pada kesempatan ini dilaksanakan di Kecamatan Sebulu. Dalam Pekan Raya ini masyarakat Sebulu dapat berpartisipasi untuk meramaikannya, dengan cara memasarkan produk UMKMnya," ujarnya.

Ia mengaku, selain akan menampilkan berbagai produk UMKM, event ini juga akan menampilkan berbagai kesenian daerah masyarakat. Hal ini tentunya merupakan upaya Pemerintah dalam melestarikan kesenian daerah. Serta memberikan wadah bagi para seniman untuk mengekspresikan diri. Menyediakan tempat dan event bagi para seniman untuk menampilkan kesenian daerah, dan ditonton oleh masyarakat.

"Saya berharap hal tersebut dapat kita apresiasi dan membantu agar kesenian daerah tidak mudah hilang, tergerus oleh budaya asing. Kita mungkin sudah tidak dijajah Belanda. Tetapi sedikit demi sedikit kita sudah mulai terjajah oleh budaya Korea dengan K-Pop, ataupun budaya asing yang lebih digemari anak muda. Dengan memberikan wadah, kesempatan dan apresiasi kepada masyarakat yang turut berkontribusi dalam melestarikan kesenian daerah, maupun dalam membangun perekonomian rakyat melalui UMKM, kami berharap visi misi pembangunan Kukar akan dapat terwujud sebagaimana harapan kita," bebernya.

Ia mengungkapkan, Pekan Raya Sebulu yang kita selenggarakan dalam kesempatan ini tidak saja menjadi hiburan bagi masyarakat, akan tetapi diharapkan memberi dampak spiral bagi masyarakat Sebulu melalui produk UMKM yang ditawarkannya. Dalam kondisi dunia UMKM yang saat ini tengah menjadi banyak perdebatan terkait persaingan yang ketat dalam perdagangan online. Tidak bisa kita pungkiri bahwa hal itu tidak dapat dihindari. Cepat atau lambat, kemajuan teknologi akan mengambil alih pola perdagangan tradisional yang biasa kita lakukan.

"Namun kita tidak bisa menyalahkan online shop yang saat ini lebih banyak dipilih. Hal ini terjadi karena masyarakat yang lebih mengutamakan kepraktisan, kemudahan dengan harga yang dianggap jauh lebih murah," imbuhnya.

Ia menambahkan, melalui acara-acara semacam Pekan Raya ini, kita mencoba untuk menarik masyarakat untuk datang dan bertransaksi secara langsung. Selain memberikan hiburan melalui penampilan para seniman, kita juga bisa melihat secara langsung produk-produk UMKM masyarakat. Inilah salah satu keuntungan yang diperoleh dengan membeli secara langsung dari Penjual. Yaitu interaksi antara pembeli dan penjual.

"Akan tetapi dari semua hal tersebut, yang terpenting adalah, terjadinya komunikasi langsung. Interaksi sosial antara manusia satu dengan yang lain. Saling mendukung produk UMKM dan berpartisipasi dalam pelestarian seni dan budaya Kutai Kartanegara. Nampaknya memang sederhana, menyelenggarakan Pekan Raya sebagai hiburan bagi Rakyat. Akan tetapi target yang diharapkan melalui Pekan Raya ini adalah semakin berkembang pariwisata di Kukar, Ekonomi kreatif maju pesat, ekonomi rakyat semakin mantap," tandasnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top