• Kamis, 23 Mei 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Puluhan peserta antusias ikuti Dialog Interaktif bersama Enterpreneur Milenial Kondang Ustadz Rendy Saputra (Ketua Perserikatan Saudagar Nusantara dan Founder Berkah Box, yang digagas Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kukar, bertempat di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Sabtu (30/09/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris MUI provinsi Kaltim, Kadis Koperasi dan UKM Kukar Tajuddin Noor, Kabag Kesra Setkab Kukar Dendy Irwan Fahriza, MUI Kukar, pengurus DMI Kukar, serta perwakilan Masjid dan dari umum.

"Hari ini, Kabupaten Kutai Kartanegara kedatangan seorang tokoh muda inspiratif. Ustadz Rendy Saputra, selaku Ketua Serikat Saudagar Nusantara (SSN) dan Founder Berkah Box. Pemkab Kukar dengan tangan terbuka mengucapkan "Selamat Datang" di Odah Etam, Bumi Tuah Himba Untung Langgong, Kutai Kartanegara," ujar Tajuddin Noor membacakan sambutan Bupati Kukar.

Ia mengatakan, Ustadz Rendy Saputra selaku ketua Serikat Saudagar Nusantara pernah mengungkapkan bahwa beberapa alasan utama mengapa Masjid di Indonesia harus menjadi Masjid Berdaya, antara lain adanya ruangan, fasilitas publik, venue untuk UKM, dan daya dukung masjid atas kehadiran massa yang jelas sudah siap sedia.

"Oleh karenanya, Program tersebut sangat tepat untuk menjadikan Masjid Berdaya, yaitu mendidik para pengusaha melalui masjid, memfasilitasi pengusaha agar mudah berbisnis, dan membuka pembiayaan melalui wakaf produktif yang dikerjasamakan dengan BAZNAS ataupun lembaga Ziswaf," imbuhnya.

Ia mengaku, dengan adanya acara Dialog Interaktif ini, Pemkab Kukar menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Kukar. Pemkab Kukar memiliki kepentingan untuk merealisasikan Visi Misi Kukar Idaman yang tercantum dalam RPJMD Tahun 2021-2026, yang di dalamnya terdapat program dedikasi "Kukar Berkah. Program ini diberikan untuk memakmurkan masjid dan warga masyarakat yang ada di lingkungan sekitarnya.

Selanjutnya, dalam mengoptimalkan upaya penanggulangan kemiskinan, Pemkab Kukar melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), dimana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai leading sector-nya, menggandenga DMI Kabupaten Kukar dalam program penanggulangan kemiskinan. Ini merupakan program prioritas yang dieksekusi melalui masjid sebagai rumah besar penanggulangan kemiskinan.

"Melalui target ini, Pemkab Kukar mendorong DMI Kabupaten Kukar agar memberdayakan pengurus masjid/mushalla yang terus didorong untuk menangani warga-warga pra sejahtera di sekitar masjid/musholla," harapnya.

Ia menjelaskan, menurut data tahun 2020, di Kabupaten Kukar terdapat sebanyak 749 masjid dan 900 musholla. Bayangkan saja, jika masjid/mushalla sebayak ini memiliki data masyarakat pra sejahtera yang berada di lingkungannya, setidaknya 40 rumah,baik itu di sisi kiri, kanan, depan dan belakang masjid/mushalla, dengan program Kukar Berkah pasti akan banyak warga pra sejahtera yang terbantu. Tentu saja, upaya penanggulangan kemiskinan pun akan berjalan dengan cepat.

Ia menambahkan, melalui tema dialog interaktif yang digagas pada hari ini, yaitu "Menggali Nilai Kejuangan Rasulullah,Sang Maestro Ekonomi, Upaya Menjadikan Masjid Titik Tolak Kebangkitan Ummat" diharapkan ada inspirasi dari perjuangan Rasulullah SAW ekonomi ummat berbasis masjid. dalam menggerakkan

Hal ini jelas akan tergerak jika para pengurus masjid mampu menginisiasi lahirnya majelis ta'lim entrepreneur yang berfokus mengaji, mengkaji, dan mengedukasi masyarakat tentang ekonomi syariah seperti kewirausahaan syariah, pasar modal Islam (Islamic capital market), perencanaan keuangan Islam (Islamic financial planning) dan lain-lain.

"Mudah-mudahan, dengan dilaksanakannya dialog interaktif ini akan banyak inspirasi lahir untuk membantu upaya DMI Kabupaten Kukar dalam mengentaskan kemiskinan dan memberdayakan masjid/mushalla di bawah binannya agar menjadi berdaya," tutupnya. (One)

Pasang Iklan
Top