• Jum'at, 23 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Amplang

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Selain potensi disektor perkebunan yang cukup, Desa Saliki, Kecamatan Muara Badak juga memiliki potensi disektor perikanan. Wilayah yang terletak di pesisir Kutai Kartanegara (Kukar) ini banyak nelayan yang membudidayakan perikanan baik itu ikan bandeng, udang windu, kepiting yang mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Tak hanya dijual dalam bentu mentah saja, hasil perikanan ini juga dijual delam bentuk olahan makanan. Salah satunya produk amplang yang berbahan baku ikan bandeng.

Kepala Desa Saliki Saliansyah mengungkapkan di Saliki terdapat potensi yang sangat besar yakni di sektor perkebunan dan sektor perikanan. Untuk nelayan disana adalah budidaya perikanan dengan menggunakan tambak ikan, tambak kepiting, dan rumput laut. Kalau untuk perkebunan mayoritas perkebunan sawit.

"Dalam budidaya ikan ini Pemerintah Desa turut andil membantu nelayan dengan memberi bantuan seperti bibit udang, ikan dan tahun ini ada kami kucurkan dana untuk bantuan ke nelayan." ungkap Saliansyah.

Ia mengungkapkan selain dijual dalam bentuk segar, ada juga dibuat produk yang unggul dari perikanan di Desa Saliki yakni ikan bandeng yang di buat amplang. Produksi amplang ini dibuat oleh 4 kelompok ibu-ibu.

Dan produk ini lumayan hasilnya, pada bulan puasa kemarin satu orang bisa dapat Rp 10 juta. Produksinya ini sekala industri rumahan dan pemesanan itu banyak sebulan bisa sampai berton-ton produksi amplang nya dari 4 kelompok itu. Untuk pemasaran berdasarkan pesanan 10 atau 20 kg dan ada juga toko khusus jual amplang, dengan harga Rp 100.000 per kg.

"Harapan saya amplang ini dipasarkannya lebih luas, karena potensi amplang lumayan besar ini." pungkasnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top