• Rabu, 24 Juli 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Ketua Nasdem Kukar Awang Yacoub Luthman saat menyerahkan berkas pendaftaran Bacaleg ke KPU.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Partai Nasdem Kutai Kartanegara (Kukar) mengajukan pendaftaran Bakal Calon Legiselative (Bacaleg) untuk Pemilu serentak 2024, di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar Kamis, (11/5/23).

Partai Nasdem Kukar yang diketuai Awang Yacoub Luthman, didampingi para pengurus, beserta Bacaleg Nasdem beriringan menuju ke kantor KPU di Jalan Wolter Monginsidi, Timbau.

"Kami telah antarkan berkas 45 Bacaleg DPRD Kukar pejuang Nasdem. Dan hari ini hadir sebanyak 25 Bacaleg. Secara formal telah kami serahkan, dan pemeriksaan administrasi ini kami serahkan ke KPU sesuai dengan prinsip-prinsip yang UU dan PKPU." ungkap AYL sapaan akrab Awang Yacoub Luthman kepada media, Kamis (11/5/23).

Ia mengatakan penyerahan ini serentak seluruh Indonesia. Secara internal target telah ditetapkan. Mudah-mudahan dari proses dan tujuan yang bisa dilakukan dapat dikehendaki. Untuk strategi Nasdem tetap fokus bekerja dan berusaha sebaik mungkin.

"Bacaleg kita alhamdulillah semuanya sudah turun dan memperkuat eksistensinya di masyarakat. Karena kami di Nasdem ini menetapkan isu strategis program di setiap daerah. Jadi tidak hanya membawa keinginan menjadi legislatif. Tetapi sudah diikuti dengan program." ujarnya.

AYL juga memberikan proses penegasan bahwa setiap Bacaleg diberikan strategi khusus, bagaimana bisa membuat kepentingan masyarakat menerima dengan hati dan Nasdem sudah memperkuat eksistensi kembali. Meski sempat berhenti karena kepentingan partai, setelah diambil alih. Nasdem mendapat dukungan dari pengurus DPD lain

"Sehingga kami dapat memperkuat eksistensi kembali. Dan di 18 kecamatan apa yang telah kami gariskan sudah berjalan dengan baik." sebutnya.

Adapun yang paling diperjuangkan Ada tiga. Bagaimana Nasdem bisa membuat keadilan yang bisa menghasilkan kesejahteraan. Kemudian adalah penjaringan isu yang dihadapi masyarakat. Seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan isu-isu lain seperti penganggudan dan pertumbuhan ekonomi. Karena strategi Nasdem itu membuat proses pertumbuhan ekonomi level kabupaten.

"Dan ketiga adalah memperkuat eksistensi, bernama Berbakti, Berbena, Bermulia. Setiap apa yang kita laksanakan harus berhubungan dengan kepentingan rakyat. Kita ingin mewujudkan kebersamaan dengan rakyat." pungkasnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top