• Senin, 15 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bersama Kodim 0906/KKR kembali melanjutkan kerjasama dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrim di Kukar. Upaya ini diwujudkan melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 18 kecamatan.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama, Kamis (16/2/23) lalu. Dalam kesepahaman ini Pemkab Kukar bersama Kodim 0906/ KKR sepakat untuk melanjutkan kerjasama dalam pelaksanaan Program Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan (RBPK) di Kukar melalui program "Yok Baiki Rumah”.

Dandim 0906/KKR Letkol Inf Jeffry Satria mengatakan dengan hadirnya TNI pada program RTLH adalah pelaksana di lapangan sebagai tenaga tukang, tenaga ahli dan penggerak masyarakat.

"Saat ini kita sedang melakukan verifikasi ulang dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Untuk menetapkan 1.010 penerima RTLH yang valid. Adapun sasarannya tersebar di 18 kecamatan, dan data pastinya masih diproses karena kita masih verifikasi data." ujar Jeffry Satria Jum'at (17/2/23).

Dan mulai bulan depan rencananya akan mulai pengerjaan, karena bulan ini masih fokus verifikasi data. Kemudian nantinya untuk mempercepat pelaksanaan RTLH ini Kodim 0906/KKR bakal mengerahkan 250 prajurit. Dan juga akan berkoordinasi dengan Kodim Bontang, jadi tetap ada kerjasamakan.

Jeffry mengungkapkan program RTLH ini merupakan amanat dari Bupati untuk membantu masyarakat. Dan untuk pengerjaannya juga akan dibantu secara gotong royong bersama masyarakat dan Pemkab Kukar.

"Dengan turunnya TNI ini dapat mengefisiensi waktu. Harapannya RTLH dapat cepat selesai, sehingga kemiskinan dapat berkurang. Karena pendataan ini diharapkan dapat dihubungkan dengan indikator lain. Seperti bantuan pemenuhan kebutuhan dari Dinsos, standarisasi pendidikan dari Disdikbud bisa difokuskan di pendataan ini." pungkasnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top