• Kamis, 22 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud)


SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Ketua DPRD provinsi Kaltim Hasanuddin Mas'ud memastikan, pihaknya akan tetap mengawal penguatan sektor pendidikan, dengan terus memantau dan mengevaluasi kinerja pemprov dalam pengelolaan anggaran pendidikan dengan porsi 20 persen dari total APBD provinsi.

"Sektor pendidikan di Kaltim tetap menjadi prioritas yang mesti diperhatikan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pada tahun 2023," tegas Hamas sapaan akrabnya.

Politisi Golkar ini mengatakan, pengelolaan anggaran pendidikan seharusnya dimanajemen dengan baik, sehingga ada hal-hal prioritas yang mestinya dikedepankan, seperti infrastruktur pendidikan itu sendiri.

"Kami menilai pengelolaan anggaran pendidikan di Kaltim masih didominasi oleh belanja operasional, sehingga belanja infrastruktur mengecil. Semestinya pengelolaan anggaran pendidikan tersebut lebih diprioritaskan pada belanja infrastruktur pendidikan, sedangkan untuk belanja operasional porsinya lebih baik dikurangi," tuturnya.

Ia menambahkan, ada skala prioritas yang harus diambil dalam pengelolaan anggaran pendidikan, yakni perbesar porsi belanja infrastruktur untuk meningkatkan kuota penerimaan peserta didik.

"Pengelolaan anggaran untuk infrastruktur pendidikan berguna untuk menambah rombongan belaajar atau ruangan kelas untuk ketersediaan menampung peserta didik baru di sekolah pada tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA)," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top