• Senin, 04 Maret 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Komunitas G7 Muda Kreatif Kembali Gelar Kampung Kuliner Tradisional dengan tema "Kerangahkan Kampong Etam", mulai 9 sampai 13 November 2022 mendatang, di Jalan AM Sangaji Gang 7 RT 6 Kelurahan Baru Tenggarong.

Rangkaian acara dimulai pada Rabu 9 November pawai karnaval, kemudian Kamis 10 November akan Diisi tausiah KH Slamet Basuki, dan berbagai macam lomba serta bazar kuliner tradisional hingga Minggu 13 November 2022.

"Kampung Kuliner Tradisional kali ini yang ke 3 Tahun, dan juga akan diisi tausiah KH Slamet Basuki serta nantinya ada berbagai macam lomba dan bazar kuliner tradisional, " ungkap Ketua Komunitas Muda Kreatif Hairurahman didampingi Ketua Panitia Wedy Handoko.

Ia menjelaskan, latar belakang kegiatan ini karena generasi muda sebagai penerus keberkelanjutan bangsa dan sebagai salah satu elemen warga masyarakat, memiliki beban moral untuk menjaga seluruh aset budaya tersebut, sehingga tetap aman terjaga dan menjadi ciri khas yang tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Negara Indonesia di masa mendatang.

"Kurangnya pengetahuan generasi muda tentang keragaman kuliner dan permainal tradisional terutama pada masyarakat Tenggarong itu sendiri juga menjadi perhatian dari acara ini. Hal ini dikarenakan banyaknya generasi muda dan sebagian besar masyarakat yang tidak sadar, jika beberapa prilaku di keseharian mereka juga berpengaruh kepada kelestarian budaya Indonesia khususnya di Kota Tenggarong," terangnya.

Saat ini lanjutnya, mengingat maraknya kuliner modern dan berkembangnya permainan digital pada era modern sekarang ini dan adanya upaya untuk mengantisipasinya, Masyarakat Kutai Tenggarong dalam hal ini Warga Kutai RT.006 khususnya Gang 7 Kelurahan Baru Tenggarong akan mengadakan kegiatan bazaar kuliner dan permainan tradisional sebagai salah satu upaya dalam mendukung program pemerintah untuk ikut berperan serta dalam mempertahankan kebudayaan tradisional khas Kutai.

"Oleh karena itu melalui kegiatan ini semoga menjadi awal usaha intensif untuk memperkenalkan budaya tradisional Kutai kepada generasi muda dari kini hingga masa mendatang," imbuhnya.

Ia menambahkan, tujuan dari kegiatan ini untuk mempromosikan kuliner dan permainan tradisional khas Kutai yang ada di Kota Tenggarong. Secara tidak langsung mengajak masyarakat umum untuk mengenal dan mencintai kuliner dan permainan tradisional khas Kutai.

"Dan juga turut serta dalam mengembangkan dan melestarikan kuliner dan permainan tradisional khas Kutai. Dan turut serta meningkatkan perekonomiaan kerakyatan," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan
Top