• Senin, 15 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Terik panas matahari siang itu tidak mengendurkan semangat bagi para petani bekerja di pematang sawah mereka, namun sebaliknya mereka sangat semangat, sebab kini akses dan penunjang lainnya seperti pengairan irigasi di sawah mereka jadi lebih baik, karena adanya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 114 di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara yang berlangsung mulai 26 Juli 2022 sampai 24 Agustus 2022.

Waktu istirahat tiba, saatnya kami menemui para petani tersebut yang tergabung dalam Kelompok Tani Marga Sari, Desa Panca Jaya. Banyak ungkapan dari para petani yang gembira dan bersyukur dengan hasil dari kegiatan TMMD ini, karena sangat berdampak bagi para petani.

"Selama ada TMMD masuk disini (Desa Panca Jaya, red). Alhamdulillah petani sangat terbantu, yang biasanya susah air kini jadi lancar, kemudian yang biasanya jalan-jalan usaha tani itu kurang layak tapi sekarang sudah ada pembukaan badan jalan usaha tani dan telah di agregat ada pengerasan jadi kami petani sangat terbantu. Masyarakat disini sangat bersyukur terutama Kelompok Tani Marga Sari, " ungkap Ketua Kelompok Tani Marga Sari Desa Panca Jaya, Suryana.

Pria murah senyum ini mengakui, dengan adanya akses sekarang ini sangat terbantu untuk pengangkutan hasil panen, karena selama ini terisolasi apalagi di daerah yang jauh dari jalan poros. Setelah di bukakan badan jalan maupun pembuatan jembatan ini sekarang lancar bagi kami untuk mengangkut hasil panen. Karena dulu hasil panen kami pikul dan jaraknya lumayan jauh sekitar 1 kilometer lebih, tapi sekarang sudah bisa diangkut minimal sudah bisa dengan motor.

"Dan kalau dulu selama saya tinggal disini sudah puluhan tahun, jika panen bisa tembus 3 hari baru hasil seluruh panen kami bisa tembus sampai kerumah, sekarang setelah adanya TMMD ini hasilnya sangat nyata, satu hari saja semua hasil panen bisa sampai ke rumah para petani, " imbuh Suryana.

Untuk pompa air irigasi lanjut Suryana, sebenarnya dulu merupakan bekas tambang dan tidak lagi dipergunakan, dan Alhamdulillah sekarang dengan TMMD ini pompa air irigasi dibangun disana, bisa mengalirkan air ke sawah-sawah kami, jika kondisi kemarau panjang dan susah air.

"Disini hasil panen kami itu padi dan sayuran, seperti timun jagung kacang dan lainnya, hasil panen selain kita jual disini juga kami jual ke Samarinda. Dan harapan sebagian besar para petani kami inginnya ada kegiatan TMMD lagi di Desa kami yang kedua biar kami tambah makmur lagi, " harap Suryana.

Tidak dipungkiri kegiatan TMMD sangat membantu masyarakat, hal ini juga disampaikan Kepala Desa Panca Jaya Sukiran. Ditemui diruang kerjanya, mantan Babinsa di Desa Panca Jaya ini mengatakan, kegiatan TMMD ini patut kita syukuri dan kegiatan ini merupakan suatu anugerah di Desa kami. Untuk itu saya dari pemerintah Desa Panca Jaya dan mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih khususnya kepada Kodim 0906 Kutai Kartanegara, Pemerintah Daerah dan pihak lainnya yang mendukung kegiatan ini

"Dengan adanya kegiatan TMMD ini sangat bermanfaat bagi warga kami tentunya bagi lahan-lahan yang belum tercetak atau masih lahan belukar, dengan adanya TMMD salah satunya membangun badan jalan dan jembatan yang menghubungkan tentunya nanti bisa menambah dari sektor ekonomi yang berimbas pada kesejahteraan bagi masyarakat kami dan masyarakat sekitar Desa kami, " ungkap Sukiran.

Dari tanggapan sebagian masyarakat, ia mengaku masyarakat sangat senang sekali adanya kegiatan ini karena sangat terbantu, tetapi tidak bisa kita pungkiri hanya satu dua masyarakat yang tidak memahami kegiatan TMMD ini, hanya mereka menanyakan saja kegiatan ini dan kami menjelaskan tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat.

"Harapannya dengan kegiatan ini sektor pertanian di Desa kami khususnya bisa bertambah, dari yang lahan hanya mengandalkan tadah hujan, maka dengan adanya TMMD yang membangun salah satunya aliran irigasi ini bisa menolong petani mana kala masuk musim kemarau panjang, " tutur Sukiran.

Kegiatan TMMD ke 114 akhirnya resmi ditutup oleh KASAD Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M pada Rabu 24 Agustus 2022. Kegiatan yang dilaksanakan selama 30 hari ini merampungkan seluruh kegiatan.

Dalam laporannya saat upacara penutupan TMMD ke 114 di lapangan bola Desa Panca Jaya, Komandan Kodim (Dandim) 0906 Kutai Kartanegara, Letnan Kolonel Inf Jeffry Satria SE M.MDS menjelaskan, dalam TMMD ke 114 di Desa Panca Jaya ada dua kegiatan, yakni fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisik pembukaan badan jalan usaha tani dan penghamparan agregat, kemudian pembuatan turap dan pembuatan 16 jembatan ulin sudah rampung semua.

Selanjutnya kegiatan non fisik, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan prajurit dan calon Prajurit TNI, penyuluhan program Dinas Sosial, penyuluhan penyakit tidak menular dan pencegahan Covid-19, penyuluhan hukum dan Kamtibmas, penyuluhan narkoba, penyuluhan pertanian dan bina stanting pada anak dan workshop pencegahan stunting pada remaja Putri, penyuluhan KB kesehatan sudah selesai dilaksanakan.

"Kegiatan tambahan yakni pembangunan sarana dan prasarana pompa air irigasi, rehab musholla, bedah rumah, pembuatan gapura, pembuatan 12 unit tempat sampah, dan 3 unit pembuatan jembatan ulin, " paparnya.

Pada upacara tersebut juga dihadiri Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah. Menurut orang nomor satu di Kukar ini, dalam Visi Misi Kukar Idaman yang sudah ditetapkan dalam Perda no 6 tahun 2021, salah satu fokus kita adalah pembangunan penguatan ekonomi dibidang pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif. Jadi salah satu kegiatan dibidang pertanian ini penyediaan irigasi, program kita 120 embung untuk irigasi dan 120 km jalan usaha tani.

"Dan TNI AD punya kegiatan rutin yakni TMMD, ini kita kolaborasikan, dan Alhamdulillah TMMD sekarang ini yang sudah dikerjakan kita sudah bisa memberikan pengairan dengan sistem pompanisasi melalui saluran irigasi, ada jalan usaha tani pada kawasan lebih kurang 200 hektare. Setelah itu kita lanjutkan lagi dengan program kegiatan Karya Bakti TNI dan kita persiapkan di APBD Perubahan 2022, sehingga sinergisitas TNI AD melalui Kodim 0906 Kukar bersama kami Pemerintah Kabupaten Kukar khususnya dalam program pengembangan ketahanan pangan yang sudah kami tetapkan di dalam Kukar Idaman 2021-2026 berbasis kawasan berjalan dengan baik, " jelas Edi Damansyah.

Tentunya apa yang dilakukan para prajurit TNI dari Kodim 0906 Kutai Kartanegara yang melibatkan pihak terkait dalam kegiatan TMMD patut kita apresiasi, karena hasilnya sangat nyata dirasakan oleh masyarakat khususnya para petani, sehingga daerah Kutai Kartanegara sebagai lumbung pangan di Kaltim menjadikan masyarakatnya makmur. Karena TNI selalu ada ditengah-tengah masyarakat. (One)

Pasang Iklan
Top