• Selasa, 05 Maret 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Pengukuhan komite Kekraf Muara Badak.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kutai Kartanegara (Kukar) mengukuhkan cabang pertama mereka yaitu Kekraf Chapter Muara Badak yang beranggotakan 38 orang, pada Rabu (30/3/2022) kemarin, di Mooara Cafe, Kecamatan Muara Badak.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar Slamet Hadiraharjo melalui Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar David Haka mengatakan, bahwa Dispar memfasilitasi terkait kegiatan pelantikan Komite Ekonomi Kreatif di Muara Badak. Tapi yang jelas secara regulasi Dispar yang menjalankan program dedikasi Kukar Kreatif Idaman.

"Salah satunya dengan membangun jejaring ekosistem di tingkat kecamatan, untuk itu dibentuklah Ekraf. Kekraf kan sama istilahnya parsial komunitas, yang ada di kecamatan banyak permintaan untuk itu, dijadikan satulah di Kekraf." kata David kepada KutaiRaya.com Kamis (31/3/2022).

Ia menyebut Ekonomi Kreatif terdiri dari 70 persen komunitas dan 30 persennya dari pemerintahan, akademisi, dan media. Sesuai arahan Kepala Dinas Pariwisata Kukar, program Kukar Kaya Fetival harus disampaikan targetnya. Salah satunya dengan membentuk Kekraf ditingkat kecamatan.

"Dan sebentar lagi kita akan berkoordinasi dengan Kecamatan Samboja, Kota Bangun Muara Jawa dan Sangasanga. Sesuai dengan kesiapan kawan-kawan di kecamatan." jelasnya.

Dikatakan David tujuan dari pembentukan Kekraf di kecamatan yaitu untuk pendataan Ekonomi Kreatif sampai tingkat kecamatan, dan potensi unggulannya untuk menyambut Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim.

"Jadi bangun dulu jejaring ekosistemnya, habis itu ditampilkan prodak unggulan kreatifnya dan hasil prodak karya disetiap kecamatan minimal 3 bulan sekali dilaksanakan." tutupnya.

Secara terpisah Wakil Ketua Kekraf Kukar Akbar Haka mengatakan pengukuhan Kekraf Chapter Muara Badak ini berawal sejak bulan Oktober 2021 lalu. Pada saat itu komunitas-komunitas di Muara Badak menyatakan bahwa mereka telah siap untuk membentuk Kekraf di kecamatannya.

"Akhirnya kita sangat senang dan antusias, karena memang tugas kami di Kekraf Kukar untuk membentuk jaringan sampai ke Kecamatan." ungkapnya.

Akbar menyebut anggota Kekraf yang dikukuhkan ada 38, dimana struktur ini telah diringkas. Karena keinginannya untuk Kekraf bukan sebagai organisasi yang hanya numpang nama. Tetapi dengan terbatasnya anggota, mereka mau bekerja mewakafkan dirinya. Nantinya orang-orang yang menempati divisi-divisi di dalam struktur Kekraf yang dianggap berpotensial.

"Kita mewajibkan setelah Kekraf Chapter Muara Badak dikukuhkan untuk menyampaiakan rangka kerja dan plan setahun kedepan. Minimal event kecil yang skalanya mungkin workshop. Terus pendampingan UMKM-UMKM dalam hal mendesain produk, membangun konten digital untuk etalase jualan." terangnya.

"Harapan kita melalui Kekraf yang akan tersebar di 20 Kecamatan di Kukar. Kita akan siap dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekosistem ekrafnya untuk menyambut Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim." pungkasnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top