• Sabtu, 04 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Sekda Kukar H Sunggono bersama para Camat se-Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Kutai Kartanegara ke 42 siap digelar di Kecamatan Muara Badak pada 29 Oktober 2021 mendatang.

Hal itu diketahui sebagaimana yang disampaikan pada acara ekspose persiapan Kecamatan Muara Badak sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke 42, yang dilaksanakan di Pendopo Odah Etam, Jumat (22/10/2021) pagi.

Acara eskpose itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) H Sunggono, Plt Asisten Ahmad Taufik, Kepala Kemenag Kukar, dan para Camat se-Kutai Kartanegara.

Sekertaris Daerah Kukar H Sunggono menyampaikan apresiasi jajaran Camat Muara Badak, yang berdasarkan hasil evaluasi pada minggu lalu persiapannya MTQ sudah mencapai 80 persen, semoga hari ini bisa mencapai 90 persen.

"Dan saya juga meninjau beberapa pemondokan, arena pertandingan apa sudah dipersiapkan dengan baik, agar nanti pada waktunya bisa digunakan. Untuk pelaksanaan Insyallah tanggal 29 Oktober 2021 malam Sabtu siap dilaksanakana," kata Sunggono kepada media Jum'at (22/10/2021).

Untuk peserta masing-masing kecamatan dibatasi maksimal 70 orang, minimal ada empat rumah dua untuk putra dua untuk putri.

Sunggono berpesan kepada peserta untuk menaati peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah seperti semua sudah vaksin, tidak menerima tamu dari luar, harus swab antigen sebelum berangkat, kemudian tidak melakukan aktivitas diluar kegiatan lomba.

"Mudah-mudahan pandemi covid-19 ini tidak ada lonjakan baru gelombang baru, sehingga menjadi masalah seperti tahun lalu itu yang pertama, dan yang kedua tentunya karena panitia sudah mengupayakan pelaksanaan MTQ dengan pedoman prokes yang ketat, mudah-mudahan tidak ada klaster baru di tahun ini," harap Sunggono.

Sementara itu Camat Muara Badak Muhammad Arfan yang juga merupakan Ketua Pelaksana MTQ mengatakan, pada kondisi pandemi seperti saat ini semoga penyelenggaraan MTQ ini berjalan aman, selamat dan nyaman.

"Oleh karena itu kami berkomitmen semua panitia dan yang terlibat tervakainasi, dari data tinggal 3 orang yang belum divaksin karena ada penyakit bawaan tetapi tetap membawa surat keterangan dari dokter, untuk yang lain sudah divaksin," ujarnya.

Kegiatan MTQ akan di selenggarakan selama 8 hari, untuk hari pertama adalah kafilah daatang, hari kedua pembukaan, hari ketiga, empat, lima babak penyisihan dan hari ke enam, tujuh babak semifinal babak semifinal dan final kemudian hari ke delapan adalah pemulangan kafilah.

"Untuk fasilitas kami menyediakan tenda untuk kegiatan MTQ dengan kapasitas 16 orang peserta, jadi nanti waktu pembukaan disetiap kecamatan hanya 16 orang yang bisa masuk ke arena lomba," katanya.

Pada pelaksanaan MTQ ada 10 arena lomba disana, dalam arena disediakan posko keamanan, tim kesehatan.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara Drs.H. Mukhtar, MM mengatakan, bahwa kontingen yang mengikuti MTQ ada 70 orang dikali 18 kecamatan di Kukar, jadi 60 untuk peserta dan 10 orang pendamping serta official.

"Untuk kesiapan MTQ tahun ini Alhamdulillah sudah 99 persen, walaupun pelaksanaan di Muara Badak tertunda pada tahun 2020 lalu, tapi mereka tetap semangat untuk mensukseskan MTQ sesuai dengan yang diharapkan LPTQ Kabupaten," jelasnya.

Ia menyebutkan MTQ ditingkat kabupaten ini diikuti 18 kecamatan, dan nanti pada MTQ ditingkat provinsi akan diikuti 10 kabupaten kota yang ada di Kalimantan Timur,pihaknya optimis dan berkomitmen untuk meraih juara umum ditingkat provinsi yang ke 5 kalinya tahun 2022 di Samarinda sesuai amanat dari Bapak Bupati Kukar Edi Damansyah.

"Harapan kami pelaksanaan MTQ tahun 2021 di kecamatan Muara Badak yang ke 42 ini mudah-mudahan berjalan lancar dan sukses. Karena kegiatan ini sempat tertunda di tahun 2020 lalu akibat pandemi Covid-19," pungkasnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top