• Rabu, 06 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Sekda H Sunggono.

TENGGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan antisipasi pencegahan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 dengan pembatasan kegiatan masyarakat, untuk mengurangi penyebaran virus covid-19 varian terbaru Omicron.

Hal ini disampaikan Sekertaris Daerah Kukar Sunggono kepada KutaiRaya.com Sabtu (5/2/2022).

"Kami kemarin bersama Satgas Covid sudah melaksanakan rapat koordinasi bersama Unsur Ketua Satgas Covid-19 baik Kodim Kukar, Polres Kukar, Dinkes, BPBD, Satpol PP dan beberapa Camat untuk memastikan bahwa penegakan prokes, penegakan hukum terhadap kegiatan masyarakat itu sudah mulai kita kendalikan dan mulai kita batasi." kata Sunggono.

Dikatakanya terkait antisipasi yang dilakukan ada dua penyelenggara yang merencanakan kegiatan ekspo yang ada di Samboja dan Anggana.
Dari hasil diskusi yang dilakukan secara virtual kemarin semua pihak bersepakat bahwa kegiatan ekspo tersebut ditunda sementara. Sambil menunggu dimamika perkembangan kasus covid yang ada di wilayah Kukar .

"Kami berharap semoga masyarakat juga bisa memahami bahwa peningkatan kasus Covid ini masih ada hubungannya dengan aktivitas masyarakat. Bahwa Covid itu belum betul-betul selesai, kita harus tetap menerapkan prokes dan kita berharap semoga dengan ketaatan dan kebersamaan khususnya meningkatkan vaksinasi di beberapa sasaran yang masih rendah, terkhusus untuk anak-anak." ujarnya.

Dan lanjut Sunggono, mudah-mudahan vaksinasi bisa ditingkatkan secepatnya. Di Kukar masih rendah cakupan vaksinnya untuk lansia dan anak. Dirinya juga berharap mudah-mudahan cakupan itu segera cepat tercapai.

"Capaian vaksinasi saat ini untuk lansia baru 60 persen dan untuk anak masih 8 persen." pungkasnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top