• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Suasana rapat koordinasi Pemkab Kukar yang berlangsung diruang serba guna Kantor Bupati Kukar.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah serta progres pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2021. Bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Selasa (17/5/2022).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Wakil Bupati H Rendi Solihin, Sekertaris Daerah Sunggono, serta diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Seluruh Camat yang ada di Kukar.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan kegiatan ini khusus untuk mengawal realisasi program kegiatan 2022, dan arahan bahwa bulan Maret itu semua yang terkait belanja modal, proses penyediaan barang dan jasa, katagori yang harus dilakukan pelelangan.

"Awalnya saya minta bulan Maret itu sudah selesai pelaksanaannya. Tapi dalam pelaksanaannya belum bisa, karena disampaikan oleh teman-teman Dinas didalam rencana kegiatan pagu anggaran yang ditetapkan ada yang masih memerlukan proses perencanaan." kata Edi kepada media Selasa (17/5/2022).

Lanjut Edi, jadi perencanaan ini memakan waktu sekitar dua bulan, rencana awal bulan Maret dan ini sudah masuk bulan Mei. Tetapi dari gambaran dalam rakor ini sudah terlihat ada beberapa realisasi kegiatan yang sudah dilelang bahkan sudah dikontrak.

"Maka target kita bulan Mei ini harus dimaksimalkan terkait lelang itu bagi yang sudah selesai proses perencanaan."ujarnya.

Perencanaan ini dilakukan salah satu maksutnya adalah untuk perbaikan tata kelola pelaksanaan kegiatan. Karena selama ini Edi mengevaluasi bahwa bulan November tahun lalu masih lelang, jadi pekerjaan hanya dua bulan saja dilakukan waktunya.

"Itu yang selalu saya ingatkan gak ada yang bisa kuat kerja dua bulan selesai. Terus kadang ada kebijakan tambah waktu lima puluh hari, nah saya tidak ingin kebijakan tambah lima puluh hari itu jadi modus." tegas Edi.

Edi memyebut idealnya pihaknya ingin melakukan perbaikan, kalau kegiatan ditahun anggaran berjalan yang murni itu tidak perlu tambahan waktu, asal konsisten didalam proses awalnya. Nanti kalau didalam anggaran kegiatan perubahan memang perlu tambahan waktu itu tidak bisa dipungkiri.

"Tetapi yang selalu saya sampaikan perubahan itu sulit tapi bisa." ucapnya.

Edi menyampaikan dalam rakor ini mengingatkan kembali para Kepala OPD bahwa kinerja teman-teman OPD itu salah satu variabelnya diukur dari realisasi kegiatan.

"Tadi saya sudah mengingatkan sebetulnya ini kan hal yang tidak terlalu sulit, karena program kegiatannya sudah ditetapkan didalam kebijakan. Mereka tinggal mengeksekusi. Jadi kita ingatkan terus prosesnya dan semoga melalui rakor ini menjadi dorongan terus, sehingga setelah rakor nanti percepatan bulan Mei ini. Tadi sudah saya intruksikan akhir bulan ini kita akan rakor lagi untuk melihat sejauh mana progresnya."tutupnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top