• Rabu, 06 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Silaturahmi dengan PPL dan Kelompok Tani Kutai Kartanegara di Tenggarong Seberang.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Bupati Kutai Kartanegara lakukan kunjungan ke Kecamatan Tenggarong Seberang, dalam rangka silaturahmi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Aparatur Sipil Negara (ASN) Dan Penyuluhan Swadaya Serta Para Kelompok Wanita Tani (KWT) Dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kukar di Taman Teknologi Pertanian Kecamatan Tenggarong Seberang, Senin (16/5/2022).

Turut hadir acara tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Sutikno, Camat Tenggarong Seberang Sugianto, Ketua KTNA Kecamatan se Kabupaten Kukar, Ketua KWT Kecamatan se Kukar, Penyuluh Pertanian Swadaya se Kukar, Ketua KTNA Kukar serta Ketua KWT Kukar.

Dalam kegiatan ini dirangkai dengan pemberian penghargaan berupa 59 unit laptop dan 1000 baju terdiri dari 500 kaos lengan panjang dan 500 baju kepada para tokoh penggerak, petani, KWT, petani milenial dan Pos Penyuluh Desa (Posluhdes) berprestasi.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan kegiatan ini merupakan silaturahmi Pemkab Kukar dengan pelaku penggerak pertanian di Kukar. Pada acara ini intinya adalah Kepala Distanak Kukar memaparkan konsep perencanaan strategis dan pembangunan pertanian dalam arti luas Kabupaten Kukar.

"Karena ini hadir para PPL Swadaya, KTNA. Ini disebut pelaku dan penggerak. Saya harap dari pertemuan ini didalam penyusunan anggaran, Distanak 2023 harus berbasis kepada rencana strategis yang data-datanya sangat lengkap." kata Edi Senin (16/5/2022).

Dikatakan Edi rencana strategis tersebut semacam koordinasi juga untuk menguatkan kembali bahwa sektor pertanian salah satu sektor andalan Kukar. Karena tadi sudah terungkap bagaimana data lahan fungsional dan beberapa persoalan yang dihadapi selama ini. Dan salah satu targetnya bagaimana meningkatkan produktivitas.

"Misalkan kita bicara existing pengembangan padi sawah di Kukar. Itu bagaimana peningkatannya. Kita sekarang ini baru mengarah ke R3 atau setahun tiga kali musim tanam. Sementara di daerah lain sudah R4. itu yang selalu saya sampaikan ke Kadistanak tolong dilakukan dengan cepat beberapa titik-titik. Makanya kita ada 5 kawasan di Kecamatan Marangkayu, Loa Kulu, Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman."ucap Edi.

Edi menyebut lima kawasan ini kalau dihitung ada sekitar 8.100 hektar dan dirinya mengiginkan kawasan ini bentuknya nanti ekosistem pembangunan pertanian. Jadi hulu hilirnya.

"Mimpi kita bisa mendekati Food Estate, makanya kita fokus di lima kawasan itu. Bukan juga Kecamatan Desa ini tidak kami urusi. Tapi di lima kawasan ini kami ingin membangun ekosistemnya. Dan jika berhasil ini akan kita bawa lagi di beberapa kecamatan, desa yang tergabung." ungkapnya.

Edi juga menyebut Pemkab Kukar memberikan apresiasi berupa 59 unit Laptop kepada kelompok tani, KTNA, Gapoktan yang berprestasi. Karena saat ini juga sudah era digitalisasi. Pasar sudah ada yang online.

"Jadi ini bentuk apresiasi kami, mudah-mudahan ini bagian dari penunjang aktifitas yang sudah dilakukan kelompok tani, khususnya gapoktan." pungkasnya.

Sementara Kepala Distanak Kukar Sutikno mengatakan sesuai visi misi Bupati Kukar targetnya Indeks Pertanaman (IP) itu 3 yaitu tiga kali musim tanam.

"Tiga kali tanam tentunya menjadi tantangan kami. Hanya permasalahanya itu kan kendala dilapangan, kita masih banyak untuk mencapai IP 3. Harus disiapkan sarana dan rasarananya seperti jaringan irigasi, jalan usaha tani, embung kemudian dam, terutama jaringan irigasinya. Di melalui dari lima kawasan pertanian total luasnya 8100 hektar." ujarnya.

Sutikno menyampaikan dalam kegiatan ini Pemkab Kukar memberikan reword kesemangatannya berupa laptop, kepada petani berbrestasi baik itu KWT, BPP, Petani milenial, KTNA.

""Harapan kita dalam kegiatan ini adalah menyangkut penyuluh baik penyuluh swadaya, PNS, P3K, dan Pemuda Milenial itu menyatukan persepsi bahwa pertanian itu tidak hanya sekedar wacana. Pertanian itu adalah suatu guru kehidupan kita apalagi era sekarang dan alhamdulilah tadi Bupati menyampaikan bahwa pertanian kita ini sebenarnya sangat maju hanya belum menyentuh antara lapangan dengan di dinas." tutupnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top