• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Edi Damansyah saat meninjau di Pasar Mangkurawang untuk melihat langsung ketersediaan bahan pokok.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Bupati Kutai Kartanegara Edi Damnsyah melakukan kunjungan lapangan ke Pasar Mangkurawang Kecamatan Tenggarong, dalam rangka melihat langsung stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah, Kamis (28/4/2022).

Dalam kunjungan itu didampingi Sekertaris Daerah Sunggono, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Wiyono Kapolres AKBP Arwin Amrih Wientama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Muslik, Perwakilan Dandim, serta Camat Tenggarong Sukono.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, kegiatan ini berdasarkan rapat koordinasi tim pengendali inflasi Kukar, hari ini meninjau di pasar Mangkurawang untuk memastikan ketersediaan bahan pokok secara khusus menjelang Hari Raya Idul Fitri,

"Tadi setelah kami kunjungi di beberapa titik pedagang seperti minyak goreng, telor, ayam, beras, ikan, daging semua stoknya masih tersedia. Cuman tadi ada seperti ayam itu ada kenaikan tapi tidak terlalu signifikan baru Rp 2000 naiknya." kata Edi usai kunjungan di Pasar Mangkurawang Kamis (28/4/2022).

"Saya berharap masyarakat di Kukar tetap tenang khususnya yang masih menjalankan ibadah ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah. Tetap tenang, kami memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok itu ada di wilayah Kukar aman." jelasnya.

Sementara itu Kabid Perdagangan Disperindag Kukar Syaid Fatullah menyampaikan kenaikan bahan pokok menjelang idul Fitri ini masih wajar, tidak ada lagi yang kosong maupun langka, semuanya ada.

Ia menyebut untuk kenaikan harga salah satunya harga ayam dari Rp 35 ribu menjadi Rp 43 ribu per kilogramnya sedangkan daging dari Rp130 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogramnya. Sementara sembako tidak ada kenaikan stabil, cabai juga masih harga normal.

"Hampir tidak ada kenaikan yang signifikan. Masih wajar, itu kami melakukan pemantauan di 18 kecamatan, semuanya masih dalam batas wajar, jadi tidak ada yang melonjak atau hilang. Jadi masyarakat di Kukar bisa berbelanja dengan aman menjelang Idul Fitri."pungksanya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top