• Rabu, 06 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Bimtek Pendataan Lengkap SIDT 2022

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskopukm) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendataan Lengkap Sistem Informasi Data Tunggal Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (SIDT KUMKM) Tahun 2022, bertempat di Hotel Grand Fatma Selasa (26/4/2022).

Kegiatan Bimtek ini diikuti 63 peserta dari 18 kecamatan di Kukar.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah Diskopukm Kukar Kukar H Dianto Raharjo mengatakan kegiatan ini dilaksanakan Berdasarkan Perpres No. 39 Tahun 2019 terkait Satu Data Indonesia, KemenkopUKM untuk membangun sistem Basis Data Tunggal KUMKM Tahun 2022.

"Kami Diskopukm Kukar dalam pendataan lengkap ini bertugas melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan PL-KUMKM 2022 dengan pihak terkait di tingkat Kabupaten, mengusulkan petugas pengumpulan data di tingkat Kabupaten, melakukan rekrutmen dan mengusulkan enemurator, memberikan bimbingan atas pelaksanaan PL-KUMKM 2022, melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan PL-KUMKM 2022." kata Dianto kepada KutaiRaya.com Selasa (26/4/2022).

Dia menyebut target di Kukar untuk pendataan ini, informasi dari kementrian datanya ada 79 ribu. Sedangkan jumlah UMKM di Kukar yang punya NIB baru 24.802 UMKM.

"Nah data ini nanti yang akan kita sebarkan ke enumerator untuk mendata secara lengkap pelaku usaha di wilayah masing-masing." ucap Dianto.

Dianto mengungkapkan tujuan pendataan KUMKM ini diantaranya untuk memperoleh data yang dapat memberikan informasi tentang pelaku usaha, unit usaha, perusahaan, koperasi. Mendapatkan informasi penggunaan tenaga kerja, mendapatkan informasi pasokan dan pasar,

Kemudian mendapatkan informasi struktur pendapatan dan pengeluaran dari kegiatan usaha, mendapatkan gambaran permodalan, prospek dan kendala usaha, mendapatkan informasi penggunaan internet dalam kegiatan usaha.

"Ini kegiatan dari provinsi cuma pelaksanaannya di kabupaten. Saat ini sudah ada 10 kabupaten yang melaksanakan kegiatan seperti ini, tinggal nantinya melakukan pendataan ke wilayah masing-masing." tutupnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top