• Kamis, 07 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Kegiatan silaturahmi untuk kesiapan pelaksanaan Porprov 2022)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) memfasilitasi kegiatan Silaturahmi Forum Pengurus Cabang Olahraga Kukar (FPCOK) dengan Pengurus Kabupaten Cabang Olahraga, dalam rangka menghadapi Porprov VII di Kabupaten Berau Tahun 2022. Acara itu berlangsung di Aula Serbaguna Dispora, Senin (18/4/2022) siang.

Kadispora Kukar Aji Ali Husni membuka langsung kegiatan tersebut, turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, Ketua KONI Rahman, Ketua FPCOK Kukar Agus Hamidansyah, Pemerhati Olahraga Joni Ringgo, serta seluruh pengurus cabor di Kukar.

Kadispora Kukar Aji Ali Husni menyampaikan apresiasi kegiatan silaturahmi ini, karena Dispora menaruh harapan besar dan tinggi terhadap kawan kawan olahragawan yang ada di Kukar yang sebentar lagi akan mengikuti event besar di Kalimantan Timur yaitu Poprov ke VII di Berau.

"Kami menanggapi hal yang positif dan berterimakasih dengan Forum Cabang Olahraga se Kukar yang juga diskusi dengan Dispora terhadap pelaksanaan kegiatan mencari solusi terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi mendekati pelaksanaan Porprov di Berau," kata Ali usai membuka kegiatan silaturahmi Senin (18/4/2022).

Tentunya persoalan itu pasti ada, karena memang ketersediaan Kuota untuk menanggung seluruh atlit di Kukar ini agak susah karena keterbatasan anggaran.

"Sebenarnya kebijakan anggaran dari Pemda, kita patut bersyukur karena paling besar dari anggaran di Dispora. Perbandingannya itu sangat jauh dari KONI, tapi itulah bentuk komitmen pemerintah, bagaimana pemerintah menunjukan komitmennya terhadap perkembangan prestasi Olahraga," ucapnya.

Lanjut Ali dengan perbedaan anggaran ini pihaknya bersyukur karena ada beberapa daerah yang sampai saat ini masih bergelut dengan nilai, sedangkan di Kukar ini barangnya sudah ada, uangnya sudah, tinggal bagaimana mengelola saja.

"Nah kita dari kuota besaran anggaran juga besar dibanding kabupaten lain, itu yang wajib kita syukuri dan menjadi himbauan kami dengan kawan-kawan yang wajib kita syukuri. Artinya biar bagaimana persoalan yang diungkapkan memang anggaran kita dibanding kabupaten lain cukup besar," ujarnya.

Namun persoalan tetap timbul, karena kalau mengakomodir seluruh cabor yang ada kemudian dengan atlit yang diusulkan memang sangat jauh dari bajet yang diajukan sebelumnya. Karena kemampuan keuangan kas daerah hanya bisa memberikan anggaran Rp 30 miliar, itupun diluar bonus atlit mulai dari persiapan, pembelian alat, dan keberangkatan untuk mengikuti kegiatan.

"Kami sengaja melakukan ini minimal mendekati pelaksanaan semua cabor, harapan kami setelah kegiatan silaturahmi ini kembali fokus untuk mengawal atlit-atlitnya untuk mengikuti lomba, meskipun ada beberapa atlit tidak bisa diberangkatkan," jelasnya.

Dan tugas utamanya Dispora selalu memfasilitasi dan mengkomunikasikan. Tadi semua sudah disampaikan terang benderang oleh Ketua KONI bahwa anggaranya sudah dibela sepenuhnya untuk kepentingan atlit di cabor masing-masing.

Menurut Ali, realistis dengan penggunaan anggaran yang ada, realistis sekali karena memang target utamanya adalah mendali emas. Kemudian untuk penggunaan anggaran kawan-kawan KONI pasti tetap mengikuti peraturan yang berlaku.

"Jadi jangan ada prasangka buruk terhadap nilai 30 miliar itu, semuanya digunakan sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang mereka lakukan dengan Pemkab," jelasnya.

Sementara itu Ketua FPCOK Agus Hamidansyah mengatakan acara hari ini adalah acara hajat besar seluruh pengurus cabor yang mempunyai keinginan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) di Berau harus juara umum.

"Untuk itu kami ingin kegiatan silaturahmi sekaligus memberikan saran dan kritik kepada kita semua, bahwa kekuatan cabor di Kukar itu luar biasa. Kami yakin juga nanti FPCOK siap mendampingi dan memfasilitasi apapun bentuknya, tapi kita tetap kordinasi dengan Ketua KONI Kukar," ujarnya.

"Kami bersama teman-teman semua menginginkan kita sebagai pemenang bukan pecundang," pungkasnya.

Sementara Ketua Pengcab Triatlhon Kukar Eko Sumarianto mengatakan bahwa cabor Triatlon ikut di Kejuaraan Porprov 2022, untuk sejauh ini persiapan sudah dilakukan, baik untuk persiapan latihan fisik renang para atlit.

Nanti ada 8 orang atlit yang akan mengikuti Porprov, sementara nomor pertandingannya ada 10 yang terdiri dari dua kategori yaitu duatlhon dan triatlhon. "Dan Target kita meraih empat emas di Porprov nanti," tegasnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top