• Rabu, 06 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar Suparno)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Perumda Tirta Mahakam Kutai Kartanegara terus melakukan berbagai upaya agar kualitas pelayanan kepada pelanggan lebih baik kedepannya.

Namun tidak dipungkiri, masih ada beberapa kendala yang dialami, salah satunya Instalasi Pengolahan Air (IPA) khususnya wilayah hulu Kukar masih mengandalkan solar, mengingat PLN belum sepenuhnya memberikan layanan di beberapa IPA khususnya diwilayah hulu.

"IPA Kota bangun contohnya, salah satu kendalanya yakni suplai BBM solar yang terkadang sulit kita peroleh, yang pertama PDAM kan tidak bisa membeli solar dengan harga nonsubsidi, karena kriteria kita masuk industri," ungkap Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar Suparno, diruang kerjanya, Jum'at (8/4/2022).

Suparno mengatakan, kendala lainnya kemarin juga ada penurunan kapasitas, karena di Kota Bangun saat ini dengan bertambahnya jaringan maka kapasitas yang ada sudah tidak mencukupi sehingga kita bagi.

"Dan tahun ini rencananya ada kegiatan penambahan kapasitas 50 liter perdetik, semoga dalam waktu dekat bisa dilaksanakan pada anggaran 2022," tegasnya.

Ia menambahkan, kendala IPA Kota Bangun memang kapasitasnya kurang kemudian jaringan kita bertambah tahun 2021, sehingga pelayanan ke pelanggan tidak bisa maksimal 24 jam, dan saat ini pelanggan di Kota Bangun sekitar 3.700.

"Kendala solar ini sempat langka, dan cukup berat kalau kita masih menggunakan solar, maka kami kedepan secara bertahap akan berkordinasi ke PLN agar bisa memberikan layanan 100 persen diseluruh IPA yang ada di Kecamatan se Kukar, mengingat keterbatasan daya yang dimiliki PLN. IPA saat ini yang masih mengandalkan solar terutama diwilayah hulu," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan
Top