• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Sebanyak 53 orang petugas Pemasyarakatan Lapas Kelas II A Tenggarong mengikuti donor darah dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan, berlangsung di lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tenggarong, Kamis (24/3/2022) sejak pukul 09.00 wita.

Kegiatan tersebut melibatkan PMI Cabang Kutai Kartanegara yang mengirimkan anggotanya sebanyak 7 orang petugas.

"Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan relawan PMI Kukar dalam mensukseskan kegiatan ini dan semoga sinergitas yang terbangun ini tetap terjaga," ujar Agus Dwirijanto Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong saat meninjau langsung kegiatan tersebut.

Selain diikuti oleh petugas dari Lapas Kelas II A Tenggarong, kegiatan ini juga melibatkan petugas dari Lembaga Pembinaan Khusu Anak (LPKA) Kelas II Samarinda dan Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong.

Penanggung jawab kegiatan dr. Wildan Maulidina mengatakan, dari total petugas yang mendaftar sebanyak 14 orang petugas yang memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darahnya.

"Tidak terpenuhinya seluruh petugas yang terdaftar berdasarkan hasil skrining yang dilakukan oleh relawan PMI," ungkapnya.

Menurutnya, banyak hal yang menyebabkan tidak terpenuhinya persyaratan untuk melakukan donor darah, diantaranya kondisi kesehatan petugas baik itu Hemoglobin (HB) yang rendah dan sedang sakit.

Sementara itu, Agus Dwirijanto menerangkan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 58, dimana puncak peringatannya pada tanggal 27 April 2022.

"Selain donor darah ini ada kegiatan lomba vlog tentang layanan Pemasyarakatan yang terbuka bagi masyarakat umum serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya," tuturnya.

Dengan slogan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 58, Pemasyarakatan Semakin PASTI Melayani diharapkan menjadi momentum bagi seluruh insan pemasyarakatan untuk bangkit dan maju.

"Yang diwujudkan dalam implementasi program back to basics dan 3 kunci pemasyarakatan maju," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan
Top