• Jum'at, 01 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Dewan Pengurus Kadin Kukar Periode 2021-2026 Resmi Dilantik


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Ketua Kadin Provinsi Kalimantan Timur Dayang Dona Faroek resmi melantik kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kukar periode 2021-2026 yang diketuai Aulia Rahman Basri.

Pelantikan berlangsung di Pendopo Odah Etam, yang dihadiri Bupati Edi Damansyah, Ketua DPRD, Kepala OPD dan sejumlah undangan lainnya.

Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna mengapresiasi, sebagai daerah yang beririsan langsung, sebagai partner yang selalu bersinergi, wilayah Kukar berkaitan dengan interkoneksivitas wilayah mulai dari infrastruktur, jembatan, sanitasi, pengembangan SDM, maka disinilah peran Kadin Kukar ikut mendukung secara detail rencana tata ruang pengembangan pusat pembangunan IKN.

Dengan dilantiknya hari ini maka Kadin Kukar resmi menjadi peserta penuh pada Musprov Kadin bulan Mei mendatang, kami mengundang dan sampai jumpa kembali di Musprov Mei nanti,

Sementara itu Bupati Kukar Edi Damansyah mengucapkan selamat dan sukses kepada Ketua dan seluruh Dewan Pengurus Kadin Kutai Kartanegara periode 2021-2026 yang telah dilantik atau dikukuhkan. Semoga mampu mengemban amanah organisasi dengan sebaik-baiknya, seadil-adilnya, dan sejujur-jujurnya.

"Saya mendorong Kadin Kukar untuk responsif dengan berbagai situasi dan kondisi yang ada di sekitarnya. Kolaborasikan dan sinergikan semua potensi yang dimiliki oleh KADIN Kukar dengan semua stakeholders yang sama-sama menginginkan kemajuan dan kebaikan bagi Kukar tercinta ini." tutupnya.

Ketua Kadin Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan ada empat pilar yang dibangun dalam kepengurusan Kadin yaitu konsolidasi internal untuk menguraikan Pekerjaan Rumah (PR) terkait dengan penguatan ekonomi lokal.

"Yang saya sampaikan selalu ekonomi lokal kita akan membantu kawan kawan UMKM untuk bagaimana produk mereka memiliki daya ungkit yang tinggi atau daya jual yang lebih baik." ujarnya.

Lanjutnya, Kadin ini bisa memiliki peran lebih kontribusi untuk membangun Kutai Kartanegara. Sebagaimana Kukar saat ini belum punya kawasan industri, Kukar punya sekian banyak daerah hulu industri tapi, daerah hilirnya tidak punya, pihaknya akan bangun kawasan industri di Kukar.

Tentunya kita akan bersinergitas dengan pemerintah daerah bagaimana ini bisa terjadi floatingnya, kita akan memulai membangun Industri di Marang Kayu. Selain itu daerah hulu Sebulu Muara Kaman nanti juga akan coba kita bangun bagaimana daerah hulu industri ini akan terhubung dengan hilir industri.

Kemudian pihaknya akan menitik beratkan di pembangunan IKN, konsep dari Kadin mendorong bahwa Kukar ini bukan menjadi penyangga IKN tapi Kukar ini harus menjadi mitra IKN. Konsep ini tentunya harus dibarengi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

"Untuk itu kita mencoba menggaet SKK Migas bersama-sama untuk membangun SDM yang ada di Kukar," ucapnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top