• Rabu, 06 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Kartanegara (Kukar) Muhammad Irianto, mengatakan bahwa pihaknya terus mengupayakan pelayanan ke masyarakat secara maksimal. Saat ini ada tiga kanal saluran pelayanan yaitu layanan standar di Disdukcapil, layanan lewat jalur online, dan layanan jemput bola. layanan ini akan dilakukan secara berkesinambungan.

"Saat ini Disdukcapil fokus pada pelayanan jemput bola, karena kita ingin perekaman dokumen kependudukan dan yang lainnya itu bisa lebih cepat cakupannya." kata Irianto kepada KutaiRaya.com Jumat (18/3/2022).

Ia mengungkapkan kendala masyarakat biasanya masalah jarak, misalnya ada desa yang terjauh untuk mengurus perekaman itu sulit, nanti pihaknya akan membantu untuk melakukan perekaman di kantor camat atau di dinas dengan layanan jemput, tapi kalau hanya mengurus selain perekaman e-KTP mereka bisa mengurus lewat handphone selama ada internet di daerahnya.

"Perekaman e-KTP ini intens kita lakukan dengan layanan jemput bola baik ke masyarakat maupun ke sekolah-sekolah. Kemudian untuk pelayanan output dokumen produk itu sudah mulai kita buat layanan terintegrasi atau layanan paket lengkap." ungkapnya.

Irianto menjelaskan layanan paket lengkap ini sendiri merupakan layanan 3in1, misalnya warga mau ngurus Akte kelahiran dapat Kartu Identitas Anak (KIA) dengan Kartu Keluarganya. Jadi pada saat orang mengurus akte kelahiran mereka langsung dapat semua, tidak lagi ngurusnya satu-satu. Semuanya lengkap.

Selain itu juga terkait dengan layanan Akte Perkawinan juga lengkap, misalnya sepasang suami istri mengurus Akte perkawinan khususnya yang beragama non muslim itu mereka dapat tujuh dokumen sekaligus.

Tujuh dokumen tersebut yaitu dokumen Akte Perkawinan satu untuk suami dan yang satu untuk istri, 3 KK yaitu satu untuk mempelai, satu untuk orang tua dan mertua. Kemudian ada dua KTP pasangan suami istri tersebut dengan status sudah kawin.

Untuk sementara layanan paket lengkap ini, masyarakat harus datang langsung ke Disdukcapil atau pada saat tim turun ke lapangan. Seperti yang dilakukan Disdukcapil beberapa waktu lalu di tiga Desa di Kukar yaitu Desa Batuah, Desa Muara Siran, dan Desa Bunga Jadi.

"Harapan kami dari Disdukcapil Kukar, masyarakat bisa lebih sadar untuk mengurus dokumen kependudukan secara langsung tanpa harus melalui perantara atau calo. Kemudian bagi masyarakat yang sudah memiliki fasilitas handphone android itu sebisanya melalui online jadi lebih tepat waktu dan hemat biaya." tutupnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top